Miranda: Fraksi PDIP yang mengajak bertemu
Senin, 10 September 2012 - 15:18 WIB
Miranda: Fraksi PDIP yang mengajak bertemu
A
A
A
Sindonews.com - Terdakwa kasus dugaan suap cek pelawat Miranda Goeltom membenarkan dirinya pernah melakukan pertemuan dengan Fraksi PDIP periode 1999-2004, sebelum pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI).
Miranda mengungkapkan, pertemuan tersebut dilakukan atas inisiatif anggota Fraksi PDIP saat itu. "Saya ingin menjelaskan pertemuan pertama dengan PDIP itu bukan inisiatif saya, tapi dari PDIP," katanya dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (10/9/2012).
Dia mengatakan, dirinya menanggung seluruh biaya dari pertemuan yang dilakukan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, itu. Menurutnya, biaya untuk sewa ruangan beserta makan, dan minumnya mencapai Rp1,3 triliun.
"Ya karena saya memberi di hotel itu, dan menurut saya tidak etis jika pada pertemuan itu saya harus mengambil iuran patungan kepada mereka," ujarnya.
Selain itu, dia mengungkapkan jika dirinya juga melakukan pertemuan dengan anggota fraksi lainnya atas inisiatif sendiri. "Setelah pertemuan dengan PDIP, saya berpikir bahwa saya harus menjelaskan segala sesuatunya tentang diri saya kepada para anggota DPR dari semua fraksi," ungkapnya.
Disinggung alasan inisiatif Miranda untuk menemui anggota DPR dari fraksi-fraksi di DPR ketika itu, Miranda menegaskan pertemuan tersebut dilakukan supaya anggota DPR tersebut lebih mengenal dirinya sebagai calon DGS BI.
"Saya pikir, ada baiknya untuk menjelaskan sebanyak-banyaknya tentang diri saya kepada mereka. Soalnya, kalau pada saat penyampaian visi dan misi itu waktunya terbatas," tutur Miranda.
Miranda mengungkapkan, pertemuan tersebut dilakukan atas inisiatif anggota Fraksi PDIP saat itu. "Saya ingin menjelaskan pertemuan pertama dengan PDIP itu bukan inisiatif saya, tapi dari PDIP," katanya dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (10/9/2012).
Dia mengatakan, dirinya menanggung seluruh biaya dari pertemuan yang dilakukan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, itu. Menurutnya, biaya untuk sewa ruangan beserta makan, dan minumnya mencapai Rp1,3 triliun.
"Ya karena saya memberi di hotel itu, dan menurut saya tidak etis jika pada pertemuan itu saya harus mengambil iuran patungan kepada mereka," ujarnya.
Selain itu, dia mengungkapkan jika dirinya juga melakukan pertemuan dengan anggota fraksi lainnya atas inisiatif sendiri. "Setelah pertemuan dengan PDIP, saya berpikir bahwa saya harus menjelaskan segala sesuatunya tentang diri saya kepada para anggota DPR dari semua fraksi," ungkapnya.
Disinggung alasan inisiatif Miranda untuk menemui anggota DPR dari fraksi-fraksi di DPR ketika itu, Miranda menegaskan pertemuan tersebut dilakukan supaya anggota DPR tersebut lebih mengenal dirinya sebagai calon DGS BI.
"Saya pikir, ada baiknya untuk menjelaskan sebanyak-banyaknya tentang diri saya kepada mereka. Soalnya, kalau pada saat penyampaian visi dan misi itu waktunya terbatas," tutur Miranda.
(lil)