Aparat kalah cepat dengan pelaku teror

Minggu, 09 September 2012 - 22:24 WIB
Aparat kalah cepat dengan...
Aparat kalah cepat dengan pelaku teror
A A A
Sindonews.com - Badan Intelijen Negara (BIN) mengklaim telah mendeteksi gerakan kelompok terorisme di Depok, jauh sebelum ledakan bom rakitan di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara di Jalan Nusantara, No 63, RT04/013, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Kendati begitu, bom tetap meledak dan melukai beberapa warga. Aparat kepolisian dinilai gagal melakukan komunikasi dengan BIN dan mencegah aksi teror terjadi.

Wakil ketua komisi III DPR Nasir Djamil bahan menilai, aparat sekali lagi kecolongan dengan aksi para pelaku teror. Tindakan para pelaku teror, masih jauh lebih cepat dan selangkah di depan polri.

"Sepertinya aparat polri kalah cepat dengan pelaku teror. Saya berharap agar aparat keamanan melakukan gerakan terpadu untuk menanggulangi aksi teror," kata Nasir di Jakarta, Minggu (9/9/2012).

Lebih juah, Nasir melihat adanya pergeseran arah serangan kelompok terorisme, dari menciptakan teror dan keresahan di tengah masyarakat yang kental dengan aksi kriminal murni menjadi lebih politis.

Untuk itu, dia meminta kepada Menko Polhukam agar dapat mensinergikan dan memadukan lembaga-lembaga lain yang memiliki otoritas penanggulangan terorisme supaya berjalan secara bersama dan tidak sendiri-sendiri.

"Ini tugas Menko Polhukam untuk mensinergikan dan memadukan lembaga-lembaga yang punya otoritas dalam penanggulangan terorisme. Sehingga tidak jalan sendiri-sendiri," pungkas Nasir.

Sebelumnya, diketahui pada tanggal 8 September 2012, sekitar pukul 21.30 WIB tadi malam, telah terjadi ledakan bom rakitan di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara di Jalan Nusantara, No 63, RT04/013, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Pihak kepolisian sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Olah TKP dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI), serta Indonesian Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS).

Diketahui tiga orang luka-luka akibat ledakan. Dimana satu diantaranya mengalami luka berat, yakni Mr X. Dimana tangan kanan putus, dan menderita luka bakar sekitar 70 persen.

Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Polri Kramatjati. Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka ringan, yakni Mulyadi Tofik Hidayat dan Febri Bagus Kuncoro.
(san)
Berita Terkait
Terjadi Ledakan di Belakang...
Terjadi Ledakan di Belakang Lantai 1 Margo City Depok
Korban Tewas Ledakan...
Korban Tewas Ledakan di Kantor Unit Kontra Terorisme Pakistan Jadi 17 Orang
Dua Ledakan Guncang...
Dua Ledakan Guncang Kantor Unit Kontra Terorisme Pakistan, 8 Tewas
Sheikh Al Azhar Sebut...
Sheikh Al Azhar Sebut Membakar Alquran sebagai Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Pelaku Bom di Polsek...
Pelaku Bom di Polsek Astana Anyar Eks Narapidana Terorisme
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved