Bom Tambora tak terkait terorisme
Kamis, 06 September 2012 - 17:11 WIB
Bom Tambora tak terkait terorisme
A
A
A
Sindonews.com - M Thoriq, warga Tambora, Jakarta Barat, digerebek karena kedapatan menyimpan bom rakitan setengah jadi di rumahnya, Jalan Teratai 7, RT 02 RW 04, Kelurahan Jembatan Lima, sekira pukul 14.30 WIB, Rabu 5 September 2012.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli menyatakan, saat dilakukan penggerebekan, Thoriq melarikan diri. Saat ini Thoriq sudah menjadi buronan polisi. Belum diketahui, apakah ada hubungan antara Thoriq dengan jaringan terorisme.
"Sampai saat ini, kami belum melihat adanya keterkaitan. Tapi kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut soal keterkaitan tersebut yang berhubungan dengan Solo. Tapi sampai saat ini belum ada keterkaitan," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2012).
Untuk mengetahui lebih jauh tentang Thoriq, aparat kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Hingga kini, pemeriksaan terhadap saksi masih terus dilakukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah benda diduga bom rakitan setengah jadi ditemukan di salah satu rumah warga, di Tambora, Jakarta Barat. Rumah itu milik seorang Nenek Iyot (60), ibunda Thoriq. Saat penggerebekan dilakukan, Thoriq sudah melarikan diri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli menyatakan, saat dilakukan penggerebekan, Thoriq melarikan diri. Saat ini Thoriq sudah menjadi buronan polisi. Belum diketahui, apakah ada hubungan antara Thoriq dengan jaringan terorisme.
"Sampai saat ini, kami belum melihat adanya keterkaitan. Tapi kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut soal keterkaitan tersebut yang berhubungan dengan Solo. Tapi sampai saat ini belum ada keterkaitan," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2012).
Untuk mengetahui lebih jauh tentang Thoriq, aparat kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Hingga kini, pemeriksaan terhadap saksi masih terus dilakukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah benda diduga bom rakitan setengah jadi ditemukan di salah satu rumah warga, di Tambora, Jakarta Barat. Rumah itu milik seorang Nenek Iyot (60), ibunda Thoriq. Saat penggerebekan dilakukan, Thoriq sudah melarikan diri.
(san)