Polisi analisa material bom di Tambora
Kamis, 06 September 2012 - 15:45 WIB
Polisi analisa material bom di Tambora
A
A
A
Sindonews.com - Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Gegana Mabes Polri masih melakukan analisa bahan material yang ditemukan saat penggerebekan salah satu rumah di Tambora Jakarta Barat.
Analisa itu untuk mengetahui apakah jenis bom itu memiliki kesamaan dengan penemuan sebelumnya.
"Tim kami masih mengerjakan, menganalisis bahan material yang antara lain ditemukan dalam bentuk pipa, ada juga batere 9 volt 4 buah, rangkaian detonator, ada material paku, zat-zat kimia. Saat ini masih dalam pemeriksaan tim Jihandak Gegana Polri. Kami sedang mempelajari," terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2012).
Dalam penelitian itu, Gegana Mabes Polri bekerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Sedangkan Mabes Polri juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga M Thoriq yang merupakan pemilik rumah di kawasan Tambora tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menemukan bom setengah jadi di dalam rumah milik Nenek Iyot (60) di Jalan Teratai 7, RT 02 RW 04, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu 5 September.
Belakangan diketahui benda tersebut ternyata milik M Thoriq yang merupakan anak Iyot. Thoriq sendiri diketahui melarikan diri meninggalkan rumah setelah warga mendatangi rumah tersebut.
Analisa itu untuk mengetahui apakah jenis bom itu memiliki kesamaan dengan penemuan sebelumnya.
"Tim kami masih mengerjakan, menganalisis bahan material yang antara lain ditemukan dalam bentuk pipa, ada juga batere 9 volt 4 buah, rangkaian detonator, ada material paku, zat-zat kimia. Saat ini masih dalam pemeriksaan tim Jihandak Gegana Polri. Kami sedang mempelajari," terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2012).
Dalam penelitian itu, Gegana Mabes Polri bekerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Sedangkan Mabes Polri juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga M Thoriq yang merupakan pemilik rumah di kawasan Tambora tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menemukan bom setengah jadi di dalam rumah milik Nenek Iyot (60) di Jalan Teratai 7, RT 02 RW 04, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu 5 September.
Belakangan diketahui benda tersebut ternyata milik M Thoriq yang merupakan anak Iyot. Thoriq sendiri diketahui melarikan diri meninggalkan rumah setelah warga mendatangi rumah tersebut.
(lns)