Bayu bantah terlibat dalam teror Solo
Kamis, 06 September 2012 - 13:57 WIB
Bayu bantah terlibat dalam teror Solo
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu pelaku teroris yang berhasil ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, Bayu Setiono, membantah keterlibatan dirinya dalam aksi teror terhadap pos polisi dekat Swalayan Matahari Singosaren, Solo, Jawa Tengah.
Dalam testimoni yang ditayangkan di ruang rapat, Gedung Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Kamis (6/9/2012), Bayu menduga jika penembakan yang menewaskan seorang anggota polisi tersebut dilakukan oleh Farhan dan Firman.
"Penembakan di Singosaren itu saya tidak berhubungan dengan Farhan dan Firman. Dan penembakan di Singosaren itu saya duga dilakukan oleh Farhan dan Firman, dilihat dari motor dan postur tubuh," kata Bayu.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Rabu 5 September 2012 kemarin, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli berjanji akan menyampaikan testimoni dari Bayu.
Bayu sendiri pada hari Jumat 31 Agustus 2012 lalu ditangkap tim Densus 88 Mabes Polri saat tidur di rumah mertuanya, di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Rabu 5 September 2012 sore sekira pukul 15.00 WIB, Bayu dibawa oleh petugas kepolisian ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Bayu dibawa untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan teror di Solo. Sebelumnya, Bayu telah diperiksa di Polda Jawa Tengah.
Dalam testimoni yang ditayangkan di ruang rapat, Gedung Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Kamis (6/9/2012), Bayu menduga jika penembakan yang menewaskan seorang anggota polisi tersebut dilakukan oleh Farhan dan Firman.
"Penembakan di Singosaren itu saya tidak berhubungan dengan Farhan dan Firman. Dan penembakan di Singosaren itu saya duga dilakukan oleh Farhan dan Firman, dilihat dari motor dan postur tubuh," kata Bayu.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Rabu 5 September 2012 kemarin, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli berjanji akan menyampaikan testimoni dari Bayu.
Bayu sendiri pada hari Jumat 31 Agustus 2012 lalu ditangkap tim Densus 88 Mabes Polri saat tidur di rumah mertuanya, di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Rabu 5 September 2012 sore sekira pukul 15.00 WIB, Bayu dibawa oleh petugas kepolisian ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Bayu dibawa untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan teror di Solo. Sebelumnya, Bayu telah diperiksa di Polda Jawa Tengah.
(ysw)