HUT ke-67, DPR harus perbaiki kinerja
Rabu, 29 Agustus 2012 - 12:15 WIB
HUT ke-67, DPR harus perbaiki kinerja
A
A
A
Sindonews.com - DPR harus mulai meningkatkan kinerjanya di ulang tahunnya ke-67. Hal itu dilakukan untuk terus menepis keraguan persepsi buruk masyarakat terhadap DPR sebagai lembaga legislatif yang mewakili rakyat.
Anggota Komisi III DPR Saan Mustopa mengatakan, ulang tahun ke-67 harus dijadikan momentum bagi DPR untuk meningkatkan peran DPR sebagai wakil rakyat. Sehingga, tidak lagi dipandang buruk oleh rakyat yang diwakili.
"Kalau kita liat dari berbagai lembaga hasil survei, kita menemukan bahwa citra dan kredibilitas DPR di publik itu kan merosot. Kesempatan ulang tahun ini jadi momentum untuk meningkatkan kembali citra DPR yang baik," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Dia mengungkapkan, DPR harus meningkatkan kinerjanya agar apa yang dikerjakannya bisa dirasakan langsung oleh publik.
"Berapa sih produk legislasi kita? Yang sudah ditargetkan satu tahun itu berapa yang sudah terpenuhi? Minimal di atas 60 persen. Kalau yang dipenuhinya di bawah 40 persen, publik akan melihat kinerja kita buruk," ujarnya.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu menambahkan, selama ini DPR dipersepsikan buruk oleh publik, karena prilaku yang kurang terpuji oknum-oknum di dalam DPR.
"Anggota DPR harus meningkatkan kinerja, dan menjaga perilaku. Itu menjadi penting, karena akan berdampak pada institusi DPR itu sendiri," tandasnya.
Anggota Komisi III DPR Saan Mustopa mengatakan, ulang tahun ke-67 harus dijadikan momentum bagi DPR untuk meningkatkan peran DPR sebagai wakil rakyat. Sehingga, tidak lagi dipandang buruk oleh rakyat yang diwakili.
"Kalau kita liat dari berbagai lembaga hasil survei, kita menemukan bahwa citra dan kredibilitas DPR di publik itu kan merosot. Kesempatan ulang tahun ini jadi momentum untuk meningkatkan kembali citra DPR yang baik," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Dia mengungkapkan, DPR harus meningkatkan kinerjanya agar apa yang dikerjakannya bisa dirasakan langsung oleh publik.
"Berapa sih produk legislasi kita? Yang sudah ditargetkan satu tahun itu berapa yang sudah terpenuhi? Minimal di atas 60 persen. Kalau yang dipenuhinya di bawah 40 persen, publik akan melihat kinerja kita buruk," ujarnya.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu menambahkan, selama ini DPR dipersepsikan buruk oleh publik, karena prilaku yang kurang terpuji oknum-oknum di dalam DPR.
"Anggota DPR harus meningkatkan kinerja, dan menjaga perilaku. Itu menjadi penting, karena akan berdampak pada institusi DPR itu sendiri," tandasnya.
(lil)