Relokasi Syiah bukan solusi
Rabu, 29 Agustus 2012 - 11:14 WIB
Relokasi Syiah bukan solusi
A
A
A
Sindonews.com - Relokasi yang diusulkan pemerintah untuk mengatasi kerusuhan di Sampang, Jawa Timur, bukanlah solusi yang bijak. Lebih baik merukunkan kembali keharmonisan masyarakat di Sampang.
"Terbaik rukunkan kembali masyarakat. Kalau cuma kerusuhan seperti ini masak pemerintah tidak bisa," tutur anggota Komisi III Martin Hutabarat di DPR, Senayan, Jakarya, Rabu (29/8/2012).
Untuk merukunkan kembali keharmonisan masyarakat di Sampang, Martin mendesak peran serta semua komponen pemerintah, dan tokoh masyarakat.
Politikus Gerindra menyarankan dua opsi untuk menyelesaikan konflik berdarah ini.
Opsi pertama, warga Syiah tetap tinggal di desanya dengan meminta para tokoh agama agar memberikan pengertian kepada seluruh warga mengenai pentingnya menghormati perbedaan. Sementara, opsi kedua memindahkan warga Syiah ke tempat lain.
Namun ditegaskannya lagi, memindahkan warga Syiah dari Sampang, bukan satu-satunya solusi terakhir. Merukunkan kembali merupakan formulasi yang tepat.
"Terbaik rukunkan kembali masyarakat. Kalau cuma kerusuhan seperti ini masak pemerintah tidak bisa," tutur anggota Komisi III Martin Hutabarat di DPR, Senayan, Jakarya, Rabu (29/8/2012).
Untuk merukunkan kembali keharmonisan masyarakat di Sampang, Martin mendesak peran serta semua komponen pemerintah, dan tokoh masyarakat.
Politikus Gerindra menyarankan dua opsi untuk menyelesaikan konflik berdarah ini.
Opsi pertama, warga Syiah tetap tinggal di desanya dengan meminta para tokoh agama agar memberikan pengertian kepada seluruh warga mengenai pentingnya menghormati perbedaan. Sementara, opsi kedua memindahkan warga Syiah ke tempat lain.
Namun ditegaskannya lagi, memindahkan warga Syiah dari Sampang, bukan satu-satunya solusi terakhir. Merukunkan kembali merupakan formulasi yang tepat.
(ysw)