Yusril dinilai keterlaluan

Senin, 27 Agustus 2012 - 10:16 WIB
Yusril dinilai keterlaluan
Yusril dinilai keterlaluan
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra di jejaring sosial twitter terus menuai kritikan dari banyak pihak, terutama orang-orang terdekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan pernyatan Yusril yang menyebut presiden koruptor sudah sangat keterlaluan.

"Saya meminta kepada semua jajaran FPD agar tidak terpancing dengan pernyataan Yusril," tegas Nurhayati melalui pesan singkatnya, Senin (27/8/2012).

Anggota Komisi I DPR RI ini menyesalkan pernyataan Yusril itu disampaikan dalam suasana Lebaran. Yusril terkesan sedang mengumbar emosi yang hanya akan melukai hari rakyat Indonesia sebagai rakyat yang telah memilih SBY sebagai presiden dua kali periode.

"Masyarakat Indonesia tentunya sangat mengenal sosok Pak Yusril yang pernah menjabat sebagai menteri baik di kabinet Pak SBY. Dan track recordnya di pemerintahan Presiden Soeharto, juga sebagai pucuk pimpinan Partai Bulan Bintang yang berasaskan Islam dan sekarang sebagai pengacara," sindirnya.
(lns)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Berita Terkini
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved