Partai NasDem mulai diperhitungkan
Kamis, 09 Agustus 2012 - 18:51 WIB
Partai NasDem mulai diperhitungkan
A
A
A
Sindonews.com - Hasil survei yang dilakukan lembaga survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis elektabilitas Partai Nasional Demokrat (NasDem) berada di posisi ke sembilan. Sebagai partai baru, tentunya Nasdem lebih percaya diri untuk mengikuti perhelataan Pemilu 2014 mendatang.
Ketua umum partai NasDem Patrice Rio Capella tidak mempermasalahkan naik turunnya hasil survei Partai NasDem. Namun dia bersyukur ternyata NasDem sudah diperhitungkan.
"Kami belum bekerja, seluruh kader di daerah sedang konsentrasi untuk verivikasi parpol di KPU. Dengan hasil survei ini kami cukup senang. Berarti keberadaan NasDem sudah mendapat dukungan dari publik," kata Patrice di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (9/8/2012).
Diakuinya, hasil survei tetap dijadikan cerminan untuk memperbaiki partainya supaya terus berkembang. "Saya pikir lembaga survei sebuah ceminan bagi kami, kita sudah diperhitungkan," kata dia.
Survei CSIS digelar pada 6-19 Juli 2012. Sampel yang digunakan sebanyak 1.480 responden, dengan margin of error kurang lebih 2,55 persen dan confidence level 95 persen, dan tersebar di 32 provinsi (minus Papua) dengan metode tatap muka.
Hasilnya Partai Golkar berada di posisi pertama dengan 18 persen responden, disusul PDIP (11,6 persen), Demokrat (11,1 persen) dan Gerindra (5,2 persen).
Selanjutnya, PPP (3 persen), PKB (2,8 persen), PKS (2,2 persen) dan PAN (2 persen). NasDem berada di posisi sembilan (1,6 persen) dibuntuti Hanura di posisi sepuluh (1,5 persen).
Ketua umum partai NasDem Patrice Rio Capella tidak mempermasalahkan naik turunnya hasil survei Partai NasDem. Namun dia bersyukur ternyata NasDem sudah diperhitungkan.
"Kami belum bekerja, seluruh kader di daerah sedang konsentrasi untuk verivikasi parpol di KPU. Dengan hasil survei ini kami cukup senang. Berarti keberadaan NasDem sudah mendapat dukungan dari publik," kata Patrice di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (9/8/2012).
Diakuinya, hasil survei tetap dijadikan cerminan untuk memperbaiki partainya supaya terus berkembang. "Saya pikir lembaga survei sebuah ceminan bagi kami, kita sudah diperhitungkan," kata dia.
Survei CSIS digelar pada 6-19 Juli 2012. Sampel yang digunakan sebanyak 1.480 responden, dengan margin of error kurang lebih 2,55 persen dan confidence level 95 persen, dan tersebar di 32 provinsi (minus Papua) dengan metode tatap muka.
Hasilnya Partai Golkar berada di posisi pertama dengan 18 persen responden, disusul PDIP (11,6 persen), Demokrat (11,1 persen) dan Gerindra (5,2 persen).
Selanjutnya, PPP (3 persen), PKB (2,8 persen), PKS (2,2 persen) dan PAN (2 persen). NasDem berada di posisi sembilan (1,6 persen) dibuntuti Hanura di posisi sepuluh (1,5 persen).
(ysw)