Kiai dongkrak suara PKB
Selasa, 07 Agustus 2012 - 21:37 WIB
Kiai dongkrak suara PKB
A
A
A
Sindonews.com - Setelah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, popularitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terdongkrak naik. Kenaikan popularitas ini berdasarkan hasil survei Trust Indonesia.
Survei menempatkan PKB di posisi keempat dengan perolehan suara sebesar 6,2 persen. Posisi PKB berada di bawah Golkar 13,5 persen, Demokrat 11,6 persen dan PDI Perjungan 9.7 persen. Di bawah PKB menyusul Partai Gerindra, PKS, NasDem, PAN, PPP, Hanura, dan PKNU.
Suara PKB mulai merangkak naik, meskipun tidak langsung berada di pucuk, tapi mengalami peningkatan dari sebelumnya. Peningkatan suara PKB ini diperkirakan dipengaruhi oleh sosok kiai karismatik.
"Tokoh kharismatik (Kiai) yang akhir-akhir ini mengimbau kepada masyarakat untuk kembali ke PKB itu juga berperan dalam responden," kata Direktur Trust Indonesia Zudan Rosyidi, di Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Survei ini dilakukan mulai 8-22 Juli 2012 di 33 provinsi seluruh Indonesia, yang terwakili dalam 200 sampel desa, dengan menggunakan metode musltistage random sampling dalam melakukan penarikan sampel dengan menggunakan desa sebagai primary sampling unit.
Proporsi sampel dikombinasikan dengan stratifikasi jenis kelamin sesuai dengan karekteristik populasi.
Penelitian ini menggunakan margin of error sebesar 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dengan angka yang harus diambil 1.996 responden.
Survei menempatkan PKB di posisi keempat dengan perolehan suara sebesar 6,2 persen. Posisi PKB berada di bawah Golkar 13,5 persen, Demokrat 11,6 persen dan PDI Perjungan 9.7 persen. Di bawah PKB menyusul Partai Gerindra, PKS, NasDem, PAN, PPP, Hanura, dan PKNU.
Suara PKB mulai merangkak naik, meskipun tidak langsung berada di pucuk, tapi mengalami peningkatan dari sebelumnya. Peningkatan suara PKB ini diperkirakan dipengaruhi oleh sosok kiai karismatik.
"Tokoh kharismatik (Kiai) yang akhir-akhir ini mengimbau kepada masyarakat untuk kembali ke PKB itu juga berperan dalam responden," kata Direktur Trust Indonesia Zudan Rosyidi, di Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Survei ini dilakukan mulai 8-22 Juli 2012 di 33 provinsi seluruh Indonesia, yang terwakili dalam 200 sampel desa, dengan menggunakan metode musltistage random sampling dalam melakukan penarikan sampel dengan menggunakan desa sebagai primary sampling unit.
Proporsi sampel dikombinasikan dengan stratifikasi jenis kelamin sesuai dengan karekteristik populasi.
Penelitian ini menggunakan margin of error sebesar 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dengan angka yang harus diambil 1.996 responden.
(mhd)