FE UI kehilangan sosok Miranda
Senin, 23 Juli 2012 - 11:59 WIB
FE UI kehilangan sosok Miranda
A
A
A
Sindonews.com - Ditahannya tersangka kasus cek pelawat Miranda Swaray Gultom di rumah tahanan (Rutan) KPK sejak 1 Juni 2012 lalu meninggalkan kesan mendalam bagi rekannya di Universitas Indonesia (UI).
Miranda yang menjadi Guru Besar di Fakultas Ekonomi UI dianggap memiliki kontribusi yang cukup besar di lembaga pendidikan pelat merah itu. Para mahasiswa pun, khususnya yang akan menjalani sidang ujian doktoral merasa kehilangan Miranda.
"Kontribusi Ibu Miranda di UI sangat besar, sampai sampai banyak yang kehilangan begitu ditahan di KPK. Termasuk mahasiswa yang akan disidang nanti," kata Aviliani yang juga menjadi rekan Miranda saat mengajar di UI ketika menjenguk Miranda di Rutan KPK, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Sekretaris Komisi Ekonomi Nasional itu juga mengungkapkan, jika peran Miranda di UI hingga kini belum tergantikan. "Di Fakultas Ekonomi UI, belum ada penggantinya (Miranda) kecuali Firmansyah. Yang muda-muda belum ada yang bisa menggantikan. Masih didominasi oleh senior," ujarnya.
Miranda juga menurutnya, memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perekonomian di Indonesia. "Ibu Miranda, dan Ibu Sri Mulyani memiliki kontribusi besar untuk pembangunan ekonomi di Indonesia," jelasnya.
Miranda yang menjadi Guru Besar di Fakultas Ekonomi UI dianggap memiliki kontribusi yang cukup besar di lembaga pendidikan pelat merah itu. Para mahasiswa pun, khususnya yang akan menjalani sidang ujian doktoral merasa kehilangan Miranda.
"Kontribusi Ibu Miranda di UI sangat besar, sampai sampai banyak yang kehilangan begitu ditahan di KPK. Termasuk mahasiswa yang akan disidang nanti," kata Aviliani yang juga menjadi rekan Miranda saat mengajar di UI ketika menjenguk Miranda di Rutan KPK, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Sekretaris Komisi Ekonomi Nasional itu juga mengungkapkan, jika peran Miranda di UI hingga kini belum tergantikan. "Di Fakultas Ekonomi UI, belum ada penggantinya (Miranda) kecuali Firmansyah. Yang muda-muda belum ada yang bisa menggantikan. Masih didominasi oleh senior," ujarnya.
Miranda juga menurutnya, memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perekonomian di Indonesia. "Ibu Miranda, dan Ibu Sri Mulyani memiliki kontribusi besar untuk pembangunan ekonomi di Indonesia," jelasnya.
(lil)