Pemerintah siapkan Rp20 M untuk tes CPNS
Minggu, 22 Juli 2012 - 11:46 WIB
Pemerintah siapkan Rp20 M untuk tes CPNS
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) mengajukan anggaran Rp20 miliar untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) September 2012 nanti.
Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB Ramli Naibaho mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk penyewaan mesin scan, dan pembayaran konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dilibatkan dalam penerimaan CPNS tahun ini.
Pasalnya, pemerintah akan mempekerjakan 110 ahli dari 10 PTN untuk membuat soal, dimana untuk soal wawasan kebangsaan diambil dari fakultas keguruan, intelegensia umum dari fakultas teknik, dan karakteristik kepribadian diambil dari fakultas psikologi.
"Anggaran penerimaan CPNS untuk tenaga khusus sebetulnya akan lebih besar lagi jumlahnya karena di masing-masing instansi juga menganggarkan dana untuk penggandaan soal dan juga distribusi," katanya di gedung Kemenpan dan RB, Jakarta, Minggu (22/7/2012).
Dia menambahkan, pemerintah berupaya mengurangi potensi kecurangan dalam tes masuk CPNS nanti. Misalnya dalam pendataan hasil nilai para peserta yang dipegang oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang didata secara elektronik dan tidak lagi manual.
"Dulu memang universitas berperan juga namun masih banyak penyimpangan. Jadi universitas memegang data nilai, lalu dikirim ke pemerintah pusat namun mereka terlebih dulu mengubahnya. Saat kami cek langsung ke universitas ternyata hasil yang dikirim berbeda dengan nilai murni yang dipegang kampus,” ujarnya.
Terkait pengumuman hasil tes yang akan diumumkan secara elektronik, Ramli mengungkapkan, saat ini pihaknya masih membahas PTN mana yang akan dijadikan pusat pengolahan data. "Kita masih bahas apakah akan dipusatkan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) atau di BKN," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, 8 September 2012 nanti pemerintah akan menggelar tes untuk penerimaan untuk 14.560 CPNS. CPNS yang akan diangkat terbagi tiga, yaitu tenaga pendidikan sebesar 40 persen, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dan sanitarian 25 persen, serta penyuluh pertanian, perikanan dan peternakan 10 persen. Selain itu ikatan dinas yang akan menjadi CPNS juga mencapai 4.126 orang.
Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB Ramli Naibaho mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk penyewaan mesin scan, dan pembayaran konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dilibatkan dalam penerimaan CPNS tahun ini.
Pasalnya, pemerintah akan mempekerjakan 110 ahli dari 10 PTN untuk membuat soal, dimana untuk soal wawasan kebangsaan diambil dari fakultas keguruan, intelegensia umum dari fakultas teknik, dan karakteristik kepribadian diambil dari fakultas psikologi.
"Anggaran penerimaan CPNS untuk tenaga khusus sebetulnya akan lebih besar lagi jumlahnya karena di masing-masing instansi juga menganggarkan dana untuk penggandaan soal dan juga distribusi," katanya di gedung Kemenpan dan RB, Jakarta, Minggu (22/7/2012).
Dia menambahkan, pemerintah berupaya mengurangi potensi kecurangan dalam tes masuk CPNS nanti. Misalnya dalam pendataan hasil nilai para peserta yang dipegang oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang didata secara elektronik dan tidak lagi manual.
"Dulu memang universitas berperan juga namun masih banyak penyimpangan. Jadi universitas memegang data nilai, lalu dikirim ke pemerintah pusat namun mereka terlebih dulu mengubahnya. Saat kami cek langsung ke universitas ternyata hasil yang dikirim berbeda dengan nilai murni yang dipegang kampus,” ujarnya.
Terkait pengumuman hasil tes yang akan diumumkan secara elektronik, Ramli mengungkapkan, saat ini pihaknya masih membahas PTN mana yang akan dijadikan pusat pengolahan data. "Kita masih bahas apakah akan dipusatkan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) atau di BKN," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, 8 September 2012 nanti pemerintah akan menggelar tes untuk penerimaan untuk 14.560 CPNS. CPNS yang akan diangkat terbagi tiga, yaitu tenaga pendidikan sebesar 40 persen, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dan sanitarian 25 persen, serta penyuluh pertanian, perikanan dan peternakan 10 persen. Selain itu ikatan dinas yang akan menjadi CPNS juga mencapai 4.126 orang.
(lil)