Hari Suwandi tak miliki tendensi politik
Selasa, 10 Juli 2012 - 18:02 WIB
Hari Suwandi tak miliki tendensi politik
A
A
A
Sindonews.com - Korban semburan lumpur Lapindo, Hari Suwandi (44), nekat berjalan kaki dari Porong ke Jakarta tak memiliki tujuan lain kecuali memperjuangkan hak-hak warga. Di luar itu, tidak ada niatan lain.
"Saya tidak punya tendensi apa-apa ketemu partai ini itu, saya buta partai," tutur Hari saat ditemui di DPR, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
Keinginannya jika telah sampai di Jakarta adalah bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun sampai sekarang ini Hari mengaku hanya memegang nomor handphone anggota Fraksi PDI Perjuangan Indah Kurnia.
"Saya mohon bantuan ke Ibu Indah untuk memfasilitasi kami untuk ketemu pimpinan, walaupun tujuannya pertama, memberi bantuan kepada kami untuk melakukan audiensi agar kami diterima oleh Bapak Presiden," kata dia.
Selain itu, dia berharap Pimpinan DPR nanti bisa membantu PT Lapindo Brantas agar segera memberi ganti rugi lumpur Sidoarjo khususnya warga yang terkena bencana tahun sejak tahun 2007.
"Saya berbicara dan mengadukan masalah yang ada di Sidoarjo karena DPR adalah wakil rakyat jadi enggak pandang bulu," tukasnya.
"Saya tidak punya tendensi apa-apa ketemu partai ini itu, saya buta partai," tutur Hari saat ditemui di DPR, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
Keinginannya jika telah sampai di Jakarta adalah bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun sampai sekarang ini Hari mengaku hanya memegang nomor handphone anggota Fraksi PDI Perjuangan Indah Kurnia.
"Saya mohon bantuan ke Ibu Indah untuk memfasilitasi kami untuk ketemu pimpinan, walaupun tujuannya pertama, memberi bantuan kepada kami untuk melakukan audiensi agar kami diterima oleh Bapak Presiden," kata dia.
Selain itu, dia berharap Pimpinan DPR nanti bisa membantu PT Lapindo Brantas agar segera memberi ganti rugi lumpur Sidoarjo khususnya warga yang terkena bencana tahun sejak tahun 2007.
"Saya berbicara dan mengadukan masalah yang ada di Sidoarjo karena DPR adalah wakil rakyat jadi enggak pandang bulu," tukasnya.
(lns)