Tak uji ulang sertifikasi, guru terancam

Senin, 09 Juli 2012 - 19:29 WIB
Tak uji ulang sertifikasi,...
Tak uji ulang sertifikasi, guru terancam
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengancam tidak akan memberikan pembinaan kepada guru bersertifikat yang menolak untuk ikut ujian ulang.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (Kepala BPSDMP dan PMP) Kemendikbud Syawal Gultom mengatakan, uji ulang bagi 1.020.000 guru yang sudah tersertifikasi sejak 2007-2012 akan tetap dilakukan pada 30 Juli 2012.

Dia menegaskan, bagi guru yang menolak untuk mengikuti uji ulang ini tidak akan mendapatkan pembinaan atau pelatihan lagi. Pasalnya, uji ulang ini penting karena data yang masuk menjadi pemetaan kompetensi guru yang akan dikaji kembali oleh Kemendikbud untuk membuat program peningkatan mutu guru yang sudah ada.

"Bagi kami tidak apa-apa jika mereka menolak. Namun yang rugi ya para guru itu sendiri, karena kami tidak akan memperhatikan mereka lagi," katanya di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin (9/7/2012).

Dia mengungkapkan, uji ulang yang tidak berdampak pada tunjangan profesi ini akan dilakukan secara bertahap mulai 30 Juli 2012 nanti. Uji ulang itu akan dilaksanakan kepada guru dari jenjang SMP, selanjutnya guru SMA, SMK dan SD.

"Guru dapat mengikuti uji ulang dimana saja seperti kantor kepala desa atau ruang karang taruna asalkan ada jaringan internet karena metode yang digunakan ialah online. Kemendikbud tidak akan mengumumkan hasil uji ulang, karena uji ulang ini tidak sama dengan Uji Kompetensi Awal," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti menolak uji kompetensi ulang ini. Dia menilai pemerintah tidak memiliki persiapan matang dan hanya menjadikan guru sebagai kelinci percobaan.

"Banyak guru merasa ditindas karena ketidakjelasan aturan main dalam ujian ulang guru tersertifikasi. Akan ada perlawanan dari ratusan ribu guru bersertifikat dengan cara memboikot ujian yang akan digelar pada 30 Juli 2012 mendatang," ungkapnya.
(lil)
Berita Terkait
Aksi Forum Guru Tuntut...
Aksi Forum Guru Tuntut SK Inpassing 2023 di Jakarta
Penjaringan Data Guru...
Penjaringan Data Guru Belum Bersertifikat Pendidik 2026 Dibuka, Cek Infonya
14.700 Guru di Indonesia...
14.700 Guru di Indonesia Tersertifikasi Google, Terbanyak di Asia Pasifik
Berapa Nominal Tunjangan...
Berapa Nominal Tunjangan Sertifikasi Guru PNS dan Honorer? Cair 21 Maret 2025
Kelulusan UKPPPG Calon...
Kelulusan UKPPPG Calon Guru Gelombang 1 2025 Resmi Diumumkan, Klik Link Ini
Sukses di Kubu Raya,...
Sukses di Kubu Raya, Program PBG Perlu Ditularkan di Seluruh Kalimantan Barat
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved