Hary Tanoesoedibjo penuhi panggilan KPK

Kamis, 28 Juni 2012 - 10:19 WIB
Hary Tanoesoedibjo penuhi...
Hary Tanoesoedibjo penuhi panggilan KPK
A A A
Sindonews.com - Chief Executive Officer (CEO) MNC Group Hary Tanosoedibjo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan suap kepengurusan restitusi pajak.

Hary yang datang sekira pukul 09.55 WIB terlihat santai memasuki Gedung KPK. Dia pun menyebut akan menjelaskan menjelaskan terkait pemanggilannya itu setelah diri selesai diperiksa oleh penyidik KPK.

“Nanti akan saya jelaskan semua setelah selesai pemeriksaan di dalam (Gedung KPK)," katanya saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/6/2010).

Sebelumnya, Hary juga telah mendatangi Gedung KPK untuk menjelaskan kasus tersebut, namun penyidik KPK belum siap untuk memeriksanya. "Saya memberikan klarifikasi, tapi KPK belum siap sampai saat ini. Sehingga sepakat penjadwalan ulang pada 28 Juni Kamis jam 10.00 pagi. Saya akan datang lagi," ujar Hary beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Hary Tanoesoedibjo dikait-kaitkan dalam kasus tersebut setelah KPK menangkap Kasie Pelayanan dan Konsultasi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sidoarjo Tommy Hendratno dan pegawai PT Agis, James Gunarjo di warung makan Padang, Tebet, Jakarta Selatan.

Tommy dan James, serta satu orang lainnya ayah Tommy, tertangkap basah saat melakukan kegiatan suap-menyuap. Saat penangkapan, KPK menyita barang bukti uang tunai senilai Rp280 juta lebih di dalam kantung tas warna hitam.

Dalam kasus ini, James mengaku sebagai perwakilan dari PT Bhakti Investama (BHIT). KPK menduga uang itu sebagai suap restitusi pajak BHIT senilai Rp340 juta. Kemudian, KPK menetapkan Tommy dan James sebagai tersangka dalam kasus itu. Keduanya langsung ditahan masing-masing di Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur. (lil)

()
Berita Terkini
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved