Demokrat anjlok, kader jangan cari kambing hitam
Senin, 18 Juni 2012 - 16:49 WIB
Demokrat anjlok, kader jangan cari kambing hitam
A
A
A
Sindonews.com - Aksi saling menyalahkan terus terjadi di internal Partai Demokrat menyusul rilis hasil penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Namun, Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika meminta agar penurunan survei itu tidak disikapi dengan saling menyalahkan.
Seharusnya semua kader bekerja keras bahu membahu bersatu mengawal pemerintahan SBY, dan tidak perlu mencari 'kambing hitam' penyebab anjloknya Partai Demokrat.
"Fokuslah memperbaiki diri dan jangan mempertontonkan mencari kambing hitam atau menebar kebencian ke internal," tutur Pasek saat dihubungi, Senin (18/6/2012).
Sebaiknya, lanjut Pasek, seluruh kader PD mewaspadai pihak tertentu yang ingin menggerogoti Partai Demokrat.
"Seluruh kader Partai Demokrat lebih baik mencari ramuan pestisida politik untuk menyemprot berbagai wereng dan kutu loncat yang sedang berusaha menggerogoti Demokrat, yang besar dampak penurunan elektabilitas Demokrat adalah serangan wereng politik tersebut," ucapnya.
Selain itu, terkait sejumlah kader PD yang disebut-sebut terlibat dalam sejumlah kasus korupsi termasuk ketua umum PD Anas Urbaningrum sebaiknya diserahkan ke proses hukum.
"Soal masalah hukum sudah jelas parameternya yaitu KUHAP, dan peraturan internal organisasi," tukasnya.(lin)
Seharusnya semua kader bekerja keras bahu membahu bersatu mengawal pemerintahan SBY, dan tidak perlu mencari 'kambing hitam' penyebab anjloknya Partai Demokrat.
"Fokuslah memperbaiki diri dan jangan mempertontonkan mencari kambing hitam atau menebar kebencian ke internal," tutur Pasek saat dihubungi, Senin (18/6/2012).
Sebaiknya, lanjut Pasek, seluruh kader PD mewaspadai pihak tertentu yang ingin menggerogoti Partai Demokrat.
"Seluruh kader Partai Demokrat lebih baik mencari ramuan pestisida politik untuk menyemprot berbagai wereng dan kutu loncat yang sedang berusaha menggerogoti Demokrat, yang besar dampak penurunan elektabilitas Demokrat adalah serangan wereng politik tersebut," ucapnya.
Selain itu, terkait sejumlah kader PD yang disebut-sebut terlibat dalam sejumlah kasus korupsi termasuk ketua umum PD Anas Urbaningrum sebaiknya diserahkan ke proses hukum.
"Soal masalah hukum sudah jelas parameternya yaitu KUHAP, dan peraturan internal organisasi," tukasnya.(lin)
()