KPK kembali sidik Sekda Riau

Selasa, 12 Juni 2012 - 20:26 WIB
KPK kembali sidik Sekda...
KPK kembali sidik Sekda Riau
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi Riau Wan Syamsir Yus terkait suap pembahasan Perda soal penyelenggaraan PON Riau ke-18. Selama delapan jam diperiksa, keluar dari ruangan penyidik, Wan terlihat kelelahan dan tegang. Kepada wartawan, Wan mengaku diperiksa sebagai saksi.

"Sebagai saksinya Pak Lukman Abbas saja. Terkait dengan dokuman-dokumen," terang Wan sambil bergegas menuju mobil Terios yang ditumpanginya di depan Kantor KPK Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selasa (12/6/2012).

Ditanya soal pembagian uang Rp900 juta kepada empat tersangka yang telah ditahan 3 April lalu, Wan mengaku tidak tahu menahu.

"Uang beredar enggak tahu. Enggak tahu. Enggak tahu. Enggak tahu kejadiannya. Pertanyaan itu enggak ada," jawab Wan berkali-kali seperti panik.

Seperti diketahui, pemeriksaan terhadap Wan merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan sebelumnya yang dilakukan di ruang Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau 6 Juni lalu.

Dalam pemeriksaan itu Wan membantah terlibat dalam kasus dugaan suap atas disahkannya Peraturan Daerah (Perda) No.6/2012 dan Perda No.5/2008 tentang Proyek Arena Menembak dan Proyek Stadion Utama PON.(lin)
()
Berita Terkini
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved