Rektor Untad bantah tudingan Nazar

Rabu, 06 Juni 2012 - 16:00 WIB
Rektor Untad bantah...
Rektor Untad bantah tudingan Nazar
A A A
Sindonews.com - Terpidana kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games M Nazaruddin kembali "bernyanyi" soal Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Nazaruddin kembali berupaya mengaitkan Anas dengan dugaan persoalan korupsi.

Saat diperiksa KPK, Nazar menyebut Universitas Tadulako (Untad) Palu Sulawesi Tengah, turut menyuplai dana untuk kemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Konpensasinya, Untad mendapatkan proyek pengadaan alat-alat laboratorium.

Menanggapi pernyataan itu, Rektor Untad Basir Cyio pun membantah keras dan menantang Nazar untuk membuktikan. Basir juga mengaku siap dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal tudingan Nazar itu.

"Saya siap untuk memberikan keterangan soal proyek pengadaan alat-alat laboratorium dan semua tudingan-tudingn itu, jika memang diminta oleh KPK," kata Basir melalui telepon Rabu (6/6/2012).

Pihaknya juga siap membawa sejumlah stafnya yang mengetahui proyek tersebut ke KPK jika diperlukan.

Mengenai tudingan mensuplai dana Anas, Basir mengaku tidak tahu. Sebab, dirinya baru dilantik dan menjabat sebagai rektor Untad tahun 2011.

Sebelumnya, dalam pemeriksaan di KPK, Nazar menyebut tiga universitas terlibat dalam tindak korupsi. Selain Untad, Universitas Haluoleo Sulawesi Tenggara dan Universitas Nusa Cendana, Kupang, NTT mendapatkan anggaran untuk pengadaan alat laboratorium. Atas keterangan itu, KPK akan memanggil semua rektor yang disebutkan Nazar.(lin)
()
Berita Terkini
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved