Kejagung panggil tujuh saksi terkait DW
Senin, 30 April 2012 - 21:26 WIB
Kejagung panggil tujuh saksi terkait DW
A
A
A
Sindonews.com - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung terus menelusuri aliran uang di rekening tersangka kasus korupsi dan pencucian uang, Dhana Widyatmika (DW). Hari ini Jampidsus pun kembali memangil tujuh orang saksi untuk dimintai keterangan.
“Dari tujuh saksi baru tiga orang yang hadir, " jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Adi Toegarisman, kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (30/4/2012).
Tiga orang saksi yang hadir itu antara lain berinisal R, LB dan BE. Sayangnya Adi enggan menjelaskan siapa saksi-saksi itu dan dari mana berasal. Yang jelas, kata Adi mereka bukan pegawai negeri sipil (PNS) pada Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen Pajak).
"Tidak usah disebutin dari mananya ya, pokoknya dari luar," tukasnya.
Seperti diketahui Jampidsus terus berupaya menelusuri kemana saja DW melakukan pencucian uang terhadap uang-usang hasil kejahatannya. Kuat dugaan, pencucian uang dilakukan melalui sejumlah usaha, salah satunya showroom Mobilindo 88 milik DW bekerjasama dengan Herly Isdiharsono.
Herly yang menjabat sebagai komisaris di showroom itu juga telah dijadikan tersangka oleh Jampidsus. Diduga DW masih masih menyamarkan asal-usul harta lainnya.(lin)
“Dari tujuh saksi baru tiga orang yang hadir, " jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Adi Toegarisman, kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (30/4/2012).
Tiga orang saksi yang hadir itu antara lain berinisal R, LB dan BE. Sayangnya Adi enggan menjelaskan siapa saksi-saksi itu dan dari mana berasal. Yang jelas, kata Adi mereka bukan pegawai negeri sipil (PNS) pada Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen Pajak).
"Tidak usah disebutin dari mananya ya, pokoknya dari luar," tukasnya.
Seperti diketahui Jampidsus terus berupaya menelusuri kemana saja DW melakukan pencucian uang terhadap uang-usang hasil kejahatannya. Kuat dugaan, pencucian uang dilakukan melalui sejumlah usaha, salah satunya showroom Mobilindo 88 milik DW bekerjasama dengan Herly Isdiharsono.
Herly yang menjabat sebagai komisaris di showroom itu juga telah dijadikan tersangka oleh Jampidsus. Diduga DW masih masih menyamarkan asal-usul harta lainnya.(lin)
()