Pemerintah kurang fokus tangani kasus penembakan TKI

Sabtu, 28 April 2012 - 11:02 WIB
Pemerintah kurang fokus...
Pemerintah kurang fokus tangani kasus penembakan TKI
A A A
Sindonews.com - Pemerintah saat ini dituntut untuk fokus menangani kronologi penembakan yang dilakukan pihak kepolisian Malaysia terhadap ketiga jenazah Tenaga Kerja Indonesia yang diduga akan melakukan perampokan di Malaysia.

Fokus itu bahkan seharusnya dilakukan sejak awal kejadian tersebut terjadi dan bukan terlalu meributkan dugaan telah terjadinya pencurian organ terhadap ketiga jenazah TKI tersebut.

“Ada semacam miss informastion yang dimunculkan saat ini. Seharusnya masalah yang paling fatal adalah mengenai kronologis penembakan ketiga TKI ini. Harusnya kita fokus kepada kronologis penembakan ini saja,“ ujar anggota Komisi 1 DPR RI Poempida Hidayatulloh di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (28/4/2012).

Poempida mengatakan, hal tersebut dikarenakan pencurian organ tersebut sangat tidak mungkin dilakukan terhadap orang yang telah meninggal dunia. Seharusnya, Poempida melanjutkan, pemerintah seharusnya fokus kepada dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang telah dilakukan oleh Kepolisian Malaysia.

“Ini adalah pelanggaran hak manusia, masa orang bawa parang saja dilawan memakai tembakan. Ini sangat tidak logis,“ tegasnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved