Golkar harus berpikir 1.000 kali calonkan Ical

Senin, 23 April 2012 - 16:36 WIB
Golkar harus berpikir...
Golkar harus berpikir 1.000 kali calonkan Ical
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik LIPI Ikrar Nusa Bhakti mengingatkan Partai Golkar untuk lebih berhati-hati dan belajar dari kegagalan pada dua Pemilihan Presiden (Pilres) sebelumnya.

"Golkar harus belajar dari 2 kali gagal dalam pemilihan presiden sebelumnya," ujar Ikran kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2012).

Ikrar menjelaskan, ketika Golkar melakukan konvensi nasional yang membuka diri terhadap calon-calon lain, bahkan dari non Golkar untuk ikut, akibatnya yang menang Wiranto yang bukan orang dalam, sehingga dukungannya jadi setengah hati.

Selain itu, kegagalan terulang kembali ketika Jusuf Kalla Maju menjadi Capres. "JK yang tidak melakukan konvensi ya jadi dengan sistem yang sangat oligarki, tiba-tiba menyatakan diri sebagai capres, ya akibatnya seperti itu," ucapnya.

Ikrar juga menyoroti statemen petinggi Golkar terkait hasil survei. Menurutnya, Fadel Muhammad mengatakan hasil survei dimenangkan oleh Ical, padahal yang paling tinggi JK, malah Ical di bawah Akbar Tanjung.

"Nah kalau itu benar, harusnya mereka berpikir tidak hanya dua kali ya, tapi seribu kali untuk mencalonkan Ical jadi capres. Jadi tidak boleh ada manipulasi hasil survei," tukasnya. (san)
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved