DPR persoalkan aparat dalam pengamanan UN

Senin, 16 April 2012 - 10:46 WIB
DPR persoalkan aparat...
DPR persoalkan aparat dalam pengamanan UN
A A A
Sindonews.com - Kehadiran aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak proses pendistribusian hingga pengamanan jalannya Ujian Nasional (UN) mulai dipersoalkan kalangan DPR. Pengamanan ini dinilai mengganggu psikologi siswa yang akan melaksanakan ujian.

Usai melakukan pemantauan UN di SMA 4 Denpasar, Anggota Komisi X DPR RI M Nasrudin mengatakan, setelah melihat pelaksanaan pendistribusian soal UN hingga pengamanan dilakukan, pihaknya memandang perlu dilakukannya evaluasi.

"Kami sedang menjalankan fungsi pengawasan bagaimana pelaksanaan dan pengerjaan UN seperti apa. Komisi X berkepentingan untuk mengawasi UN tentunya dengan harapan lebih baik, kalau ada kendala perlu dievaluasi diperbaiki ke depan," ujar Nasruddin di Denpasar, Senin (16/4/2012).

Diakui politisi Partai Golkar ini, setelah melihat pelaksanaanya, kehadiran petugas saat UN harus dievalusai.

"Ya supaya tidak mengganggu psikologis siswa, kelihatannya ada kayak mau perang kecil-kecilan sehingga ada pengawalan sangat ketat," tandasnya.

Hanya saja, tentu antara satu daerah dengan daerah ada perberdaan dalam pelaksananya. Misalnya, ada naskah UN yang dikumpulkan di Mapolsek atau Kodim dan lainnya, hal itu kiranya perlu segera dievaluasi.

Sesugguhnya, kehadiran aparat TNI dan Polri yang ikut mengawal UN bertujuan bagus namun di sisi lain menimbulkan suasana yang bisa menggangu psikologis siswa.

"Kondisi itu niatnya baik, tetapi di sisi lain pemerintah seperti tidak percaya kepada aparat di bawahnya," tegas anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Jika kemudian muncul persoalan di lapangan, sambungnya, tinggal pelaksanaan penegakan regulasi yang perlu diperbaiki ke depannya.

"Kalau regulasi dan penegakan hukum berjalan baik sehingga ke depan tidak perlu polisi atau TNI lagi," tegas dia.(azh)
()
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved