Presiden mendadak panggil Wapres & Menteri di Istana
Jum'at, 30 Maret 2012 - 22:38 WIB
Presiden mendadak panggil Wapres & Menteri di Istana
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Presiden (Wapres) RI, Boediono mendadak menyambangi Istana Negara Jakarta malam ini. Pantauan di Istana Negara, Jumat (30/3/2012) iring-iringan Wakil Presiden tiba sekira pukul 22.00 WIB dan langsung menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Tak hanya Wapres, Presiden SBY juga memanggil Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan HAM, Djoko Suyanto. Djoko sudah tiba di Istana Negara sejak pukul 19.50 WIB, dia langsung menuju Wisma Negara yang masih dalam Komplek Istana untuk menemui perwakilan demonstran yaitu Ketua FPI Habib Rizieq, Kuasa Hukum FPI Munarman, Abu Jibril dan sejumlah tokoh Forum Umat Islam (FUI).
Selain Djoko, nampak hadir pula Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Seperti diketahui, rapat paripurna hingga berita ini diturunkan belum juga dimulai. Ketua DPR Marzuki Alie yang memimpin rapat paripurna tersebut belum juga hadir. Partai oposisi seperti PDIP, Partai Hanura dan Partai Gerindra kesal dengan molornya waktu paripurna dan mengancam akan melakukan walk out. (san)
Tak hanya Wapres, Presiden SBY juga memanggil Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan HAM, Djoko Suyanto. Djoko sudah tiba di Istana Negara sejak pukul 19.50 WIB, dia langsung menuju Wisma Negara yang masih dalam Komplek Istana untuk menemui perwakilan demonstran yaitu Ketua FPI Habib Rizieq, Kuasa Hukum FPI Munarman, Abu Jibril dan sejumlah tokoh Forum Umat Islam (FUI).
Selain Djoko, nampak hadir pula Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Seperti diketahui, rapat paripurna hingga berita ini diturunkan belum juga dimulai. Ketua DPR Marzuki Alie yang memimpin rapat paripurna tersebut belum juga hadir. Partai oposisi seperti PDIP, Partai Hanura dan Partai Gerindra kesal dengan molornya waktu paripurna dan mengancam akan melakukan walk out. (san)
()