Hanura: Banyak partai cari muka di Paripurna

Jum'at, 30 Maret 2012 - 17:31 WIB
Hanura: Banyak partai...
Hanura: Banyak partai cari muka di Paripurna
A A A


Sindonews.com - Sekretaris Fraksi Partai Hanura Salehusin menuturkan selain tiga partai yang menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak awal, merupakan partai yang hanya mencari simpati rakyat saja.

"Mereka itu hanya ingin cari muka saja. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk mencari simpati rakyat," ungkapnya saat ditemui di sela-sela Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Menurutnya, dengan persetujuan pasal 7 ayat 6 UU APBNP 2012, akan tetap memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan kenaikan harga BBM. Walaupun dalam bahasa yang dikemukakan, menolak kenaikan harga.

"Itu cuma akal-akalan saja. Bahasa yang diputar-putar biar terlihat hebat di mata rakyat. Coba saja lihat sekarang ICP (Indonesia Crude Price) itu kenaikannya sudah diatas 16 persen. Jadi sudah tidak benar semua itu," tukasnya.

Sampai berita ini ditayangkan, sidang dalam status skorsing. Pimpinan fraksi diminta untuk melakukan lobi, untuk mecari kesepakatan angka persentase standar lonjakan ICP.

"Kami tidak mau ada lobi tersebut, karena cuma membahas persentase angka ICP. Berapapun angkanya nanti tetap saja BBM naik," ujarnya yakin.

Seperti diketahui, kenaikan harga BBM sulit dilaksanakan lantaran diganjal Undang-undang nomor 22 tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Khususnya pada pasal 7 ayat (6), dinyatakan "Harga jual eceran BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan". Selama pasal itu tidak diubah, maka kebijakan kenaikan harga BBM tak bisa direalisasikan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Suding curiga ada pihak yang sengaja menyelundupkan pasal untuk meloloskan kenaikan harga BBM.

"Saya duga ada penyelundupan pasal untuk diberikan keleluasaan pemerintah untuk menaikkan BBM, Hanura jelas menolak," tegas Suding saat rapat paripurna BBM di DPR Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Menurut dia, apabila partai politik (parpol) meloloskan pasal 7 untuk diubah, maka sama saja mendukung kenaikan BBM, dan tak berpihak pada rakyat. (bro)
()
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved