Kejagung temukan Rp97 miliar masuk ke rekening DW
Rabu, 28 Maret 2012 - 07:21 WIB
Kejagung temukan Rp97 miliar masuk ke rekening DW
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Adi Togarisman mengaku menemukan dari salah satu rekening milik tersangka kasus penggelapan pajak Dhana Widiatmika ada beberapa aliran dana masuk hingga mencapai Rp97 miliar.
"Salah satu rekening tersangka, ditemukan aliran uang masuk berjumlah sekitar Rp97 Miliar," ungkap Adi kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Selasa (27/3/2012).
Adi menambahkan dari 7 Bank berbeda, DW memiliki 11 sampai 12 rekening. "Bisa di bayangkan kalau ada sekitar 11-12 rekening dari 7 Bank?" lanjutnya.
Namun saat ditanyakan dari mana asal sumber uang tersebut, Adi enggan membeberkannya. Bahkan rekening di bank apa pun tak berkenan disebutkannya.
"Kita tidak sebutkan dari mana saja masuknya. Banknya juga tidak bisa disebutkan. Jangan menggiring pertanyaan ke situ terus lah. Nanti kalau waktunya sudah tepat kami sampaikan," paparnya.
Ditegaskannya, kalau penemuan ini adalah baru klarifikasi dari Kejagung, untuk diakui atau tidaknya masih belum ditanyakan langsung ke DW. "Ini masih klarifikasi dari pihak kita, masalah diakui tidaknya, belum tahu," tandasnya. (san)
"Salah satu rekening tersangka, ditemukan aliran uang masuk berjumlah sekitar Rp97 Miliar," ungkap Adi kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Selasa (27/3/2012).
Adi menambahkan dari 7 Bank berbeda, DW memiliki 11 sampai 12 rekening. "Bisa di bayangkan kalau ada sekitar 11-12 rekening dari 7 Bank?" lanjutnya.
Namun saat ditanyakan dari mana asal sumber uang tersebut, Adi enggan membeberkannya. Bahkan rekening di bank apa pun tak berkenan disebutkannya.
"Kita tidak sebutkan dari mana saja masuknya. Banknya juga tidak bisa disebutkan. Jangan menggiring pertanyaan ke situ terus lah. Nanti kalau waktunya sudah tepat kami sampaikan," paparnya.
Ditegaskannya, kalau penemuan ini adalah baru klarifikasi dari Kejagung, untuk diakui atau tidaknya masih belum ditanyakan langsung ke DW. "Ini masih klarifikasi dari pihak kita, masalah diakui tidaknya, belum tahu," tandasnya. (san)
()