Tak semua laporan PPATK mengarah pidana

Kamis, 23 Februari 2012 - 17:55 WIB
Tak semua laporan PPATK...
Tak semua laporan PPATK mengarah pidana
A A A
Sindonews.com - Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPTAK) bekerja untuk menemukan kejahatan terkait dengan transaksi keuangan. Temuan itu kemudian diserahkan ke Mabes Polri untuk ditindaklanjuti.

Namun, tidak semua temuan itu mengandung unsur tindak pidana.

"Laporan PPATK ke Kabareskim hampir setiap hari ada. Satu atau dua laporan. Tetapi laporan PPATK sebagian belum tentu mengandung unsur pidana, dan sebagian lainnya masih dalam proses penyidikan," jelas Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Irjen Pol Sutarman usai mengikuti rapat dengan Pimpinan DPR, Polri, fraksi - fraksi, Kejaksaan Agung, Menteri Keuangan terkait pencegahan korupsi di DPR, Jakarta, Kamis (23/2/2012)

Sejauh ini, Sutarman mengaku belum mengetahui soal adanya transaksi mencurigakan milik anggota DPR. "Saya enggak mendengar sendiri soal itu," ucapnya.

Dijelaskan Sutarman, meski PPTATK selalu melaporkan seluruh hasil temuan terkait transaksi mencurigakan dari berbagai pihak, namun kepolisian tidak serta merta akan mengumumkan ke publik. "Kami tidak akan mempublikasikan temuan itu, sebelum kami proses," tegasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved