Soal kartu 'sakti', Pram dukung Menkum HAM

Selasa, 14 Februari 2012 - 14:32 WIB
Soal kartu sakti, Pram...
Soal kartu 'sakti', Pram dukung Menkum HAM
A A A
Sindonews.com - Tindakan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) M Nasir tak tepat. Wakil Ketua DPR menyesalkan tindakan M Nasir yang berkunjung ke sel Nazaruddin di luar aturan jam kunjungan.

Apalagi berdasarkan keterangan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, Nasir kerap membawa status anggota dewan agar bebas mengunjungi Nazar.

Pram, biasa disapa berpendapat, kunjungan Nasir ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cipinang tidak terkait dengan tugas pengawasan yang melekat di Komisi Hukum DPR.

"Dalam kasus yang menyangkut Nasir misalnya, saya melihat itu dalam kepentingan dan kapasitas pribadi. Tidak ada kaitannya dengan tugas yang dimiliki dan melekat dengan Komisi III," ujar Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/2/2012).

Karena itu, Pramono mendukung keputusan Menkum HAM Amir Syamsuddin mencabut kartu akses khusus yang dimiliki 16 anggota Komisi Hukum. Kartu khusus itu diberikan oleh Patrialis Akbar saat menjabat menteri sebelum Amir Syamsuddin.

"Menkum HAM memang harus seperti itu. Tidak perlu ada privilage bagi orang per orang kemudian disalahgunakan untuk mengunjungi keluarganya," sambungnya.

Terkait kunjungan ilegal Nasir, Badan Kehormatan (BK) meminta keterangan politikus Partai Demokrat tersebut. Selain itu, BK juga memanggil Denny Indrayana yang kali pertama mengungkap adanya pertemuan Nasir dan Nazar serta pengacara Djufri Taufik di Rutan Cipinang, Rabu 8 Februari malam.(azh)
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved