KPK teliti alat bukti dari ruangan Wa Ode

Senin, 13 Februari 2012 - 12:30 WIB
KPK teliti alat bukti...
KPK teliti alat bukti dari ruangan Wa Ode
A A A
Sindonews.com - Kasus dugaan suap Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) terus ditelusuri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejumlah dokumen dan komputer yang disita KPK saat penggeledahan di ruang Badan Anggaran (Banggar) ditempati Wa Ode selama menjadi anggota DPR RI juga terus ditiliti.

Upaya pengusutan itu dilakukan untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak selain politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

"Kami akan melakukan penelitian lebih jauh untuk melihat apakah ini bisa mengarah pada pihak lain, siapapun dia," tegas Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan di Kantor KPK Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta, Senin (13/2/2012).

Johan menjelaskan, KPK tak saja memggeledah ruangan Wa Ode saja tapi juga sekertariat Banggar. Dari penggeledahan itu, ditemukan dokumen penting dan komputer.

"Ada 7 atau 8 boks berisi dokumen dan satu komputer, dari ruang Wa Ode dan sekertariat banggar," papar Johan.

KPK telah melakukan pengeledahan mendadak tanpa diketahui Ketua Banggar Jumat 9 Februari 2012 malam. Itu dilakukan untuk mencari bukti tambahan lain terkait PPID itu.(lin)
()
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved