Mekeng: Enggak ada aliran uang ke Banggar

Jum'at, 10 Februari 2012 - 17:48 WIB
Mekeng: Enggak ada aliran...
Mekeng: Enggak ada aliran uang ke Banggar
A A A
Sindonews.com - Terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR, pimpinan Banggar menyatakan tidak pernah ada uang yang mengalir ke Banggar.

Ketua Banggar DPR Melchias Markus Mekeng mengatakan tidak pernah ada uang yang mengalir ke pimpinan Banggar. Terkait dengan kasus percepatan pembangunan infrastruktur (PPID). Mekeng pun mengklaim kalau Wa Ode Nurhayati menerima uang dari pengusaha.

"Kasus Wa Ode kan dia terima duit dari pengusaha. Enggak ada duit mengalir ke pimpinan Banggar. Jadi enggak pusing kami soal geledah-geledah ini. Biarkan saja KPK bekerja," tutur Mekeng saat dihubungi wartawan Jumat (10/2/2012)

Menurut Mekeng, Wa ode jualan untuk memperjuangkan daerah. Mekeng juga mengatakan kalau Wa Ode terima uang dari pengusaha. Kalau di Badan Anggaran (Banggar) setiap pengambilan keputusan ada prosedurnya, dengan kesepakatan bersama.

"Enggak bisa ambil keputusan di Banggar secara personal," ucap Mekeng

Masih kata Mekeng, Wa Ode harus tanggungjawab. Pasalnya kasus ini masalah personal Wa Ode di Banggar.

"Kalau keputusan PPID itu kan diteken DPR dengan bahasan bersama pemerintah. Jadi jangan disangkut-sangkutkan. Kalau ada yang jualan untuk kepentingan pribadi ya tangkap saja, kami dukung. Karena kami bekerja di Banggar sesuai aturan," paparnya.(azh)
()
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved