DPR boros karena gedungnya tak penuhi fengshui

Kamis, 02 Februari 2012 - 23:20 WIB
DPR boros karena gedungnya...
DPR boros karena gedungnya tak penuhi fengshui
A A A
Sindonews.com - Pemborosan uang negara yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari pengadaan barang hingga tingginya fasilitas anggota DPR, tidak terlepas dari bentuk bangunan gedung gedung DPR yang berbentuk kubah berwarna hijau.

Dari kacamata fengshui, bentuk bangunan dengan tangga besar dan kolam di depannya tidak selaras dengan fengshui-nya.

"Kalau saya lihat fengshui-nya enggak bagus dari segi fengshui bentuk, karena atapnya melengkung di tengah. Itu artinya energi tekanannya tinggi," kata Praktisi Fengshui Linda Kho dalam Economic Outlook From Feng Shui Perspective yang diselenggarakan Permata Bank, Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Dengan demikian, lanjutnya, hal itu akan berpengaruh terhadap orang-orang yang bekerja di kompleks gedung parlemen Senayan. "Jadi tekanan untuk orang-orang yang bekerja di sana itu cukup tinggi," ujarnya.

"Tangga besar di depan gedung Parlemen yang berkubah, itu menunjukkan simbol dari masalah keuangan yang enggak pernah habis. Terus saja masalah keuangan," tambahnya.

Hal itu, menurut Linda, telah berpengaruh terhadap masalah keuangan dengan pemborosan-pemborosan keuangan negara yang dilakukan DPR.

Lalu, sebaiknya gedung DPR seperti apa? "Bikin gedung yang kotak saja deh, enggak usah susah-susah. Kotak itu energinya balance," pungkasnya.

Percaya atau tidak, itulah analisis fengshui.
()
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved