BK minta interior Banggar diganti lokal

Kamis, 02 Februari 2012 - 13:12 WIB
BK minta interior Banggar...
BK minta interior Banggar diganti lokal
A A A
Sindonews.com - Badan Kehormatan (BK) belum menemukan dugaan korupsi dalam proyek ruangan Badan Anggaran (Banggar). BK justru menginstruksikan Kesetjenan dan ketiga konsultan proyek itu untuk mengganti sejumlah interior impor ke produk lokal. Padahal, tugas BK adalah mencari pelanggaran kode etik.

Menanggapi kabar itu, Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan, pimpinan DPR sudah meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit terhadap proyek ruangan Banggar tersebut.

"Ya dalam persoalan ini kan memang pimpinan sudah meminta kepada KPK maupun BPKP untuk melakukan audit. Tapi apa yang menjadi keputusan BK belum secara resmi dilaporkan ke pimpinan," ujarnya kepada wartawan digedung DPR RI, Kamis (2/2/2012).

Buktinya, lanjut dia, dirinya belum bisa berkomentar lebih jauh mengenai apakah ada sanksi kepada siapa dan apapun. Saat ditanya mengapa sampai saat ini BK belum juga menemukan pelanggaran dugaan korupsi dalam proyek banggar, Pramono mengaku tak mengetahui hal tersebut. "Ya ini kan tugas BK ya, bukan tugas pimpinan," tambahnya.

Soal pengurangan anggaran dalam penggantian interior impor ke produk lokal sekitar Rp5 miliar, Pramono mengatakan hal itu sudah cukup signifikan. "Ya kalau Rp5 miliar kan cukup signifikan. Dan tentunya kalau ada hal-hal lain yang memang harus dikurangi lagi, ya dikurangi,"tuturnya. (san)
()
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved