Sejumlah aktivis Pemilu daftar calon KPU-Bawaslu
Jum'at, 23 Desember 2011 - 09:26 WIB
Sejumlah aktivis Pemilu daftar calon KPU-Bawaslu
A
A
A
Sindonews.com– Sejumlah aktivis yang dikenal kritis dan peduli dalam hal kepemiluan telah mendaftar menjadi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Mereka mendaftarkan diri secara pribadi, ada pula yang diminta mendaftar oleh Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU, Bawaslu.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnyzar Moenek yang ditunjuk menjadi juru bicara Timsel mengungkapkan, beberapa nama yang sudah mendaftar di antaranya Direktur Eksekutif Cetro Hadar Navis Gumay, peneliti Cetro Refly Harun,pengamat politik LIPI Syamsuddin Harris, Direktur Eksekutif Li- Ma Ahmad Fauzi atau Ray Rangkuti, peneliti Formappi Sebastian Salang, Direktur Tepi Jeirry Sumampow, dan pengamat politik UI Ani Sucipto.
“Jumlah total pendaftar mencapai sekitar 60 orang. Sebanyak 20 orang di antaranya diminta mendaftar atau sebagai hasil jemput bola Timsel,” ujar Reydonnyzar di Jakarta Kamis, 23 Desember 2011.
Pendaftaran calon anggota KPU-Bawaslu ditutup pada 5 Januari 2012. Reydonnyzar menambahkan, setiap calon akan diseleksi. Mereka wajib menguasai detail sistem dan perihal teknis pemilu dan kepemiluan. Mereka juga harus memahami sistem hukum dan keadilan pemilu.
“Timsel akan menekankan kualifikasi pada orang yang punya kompetensi, keahlian, dan pengalaman.Mereka harus punya penguasaan dan pemahaman yang baik mengenai pemilu dan kepemiluan,”ujarnya.
Hadar mengaku telah mematangkan pikiran untuk segera mendaftarkan diri sebagai calon anggota KPU.Posisinya saat ini, kata Hadar, masih dalam persiapan berkas pendaftaran dan memang sudah dihubungi anggota Timsel.
“Saya berencana masuk sebagai calon.Tapi waktu pendaftaran kan masih agak lama, yakni sampai 5 Januari 2011. Jadi berkas syarat pendaftaran dan sebagainya belum saya kirim,”ujarnya.
Menurut Hadar, berada di dalam lembaga penyelenggara pemilu adalah salah satu cara untuk bisa menentukan kebijakan agar lebih baik. Melakukan perubahan dengan kritikan dari luar relatif lebih sulit mencapai sasaran.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnyzar Moenek yang ditunjuk menjadi juru bicara Timsel mengungkapkan, beberapa nama yang sudah mendaftar di antaranya Direktur Eksekutif Cetro Hadar Navis Gumay, peneliti Cetro Refly Harun,pengamat politik LIPI Syamsuddin Harris, Direktur Eksekutif Li- Ma Ahmad Fauzi atau Ray Rangkuti, peneliti Formappi Sebastian Salang, Direktur Tepi Jeirry Sumampow, dan pengamat politik UI Ani Sucipto.
“Jumlah total pendaftar mencapai sekitar 60 orang. Sebanyak 20 orang di antaranya diminta mendaftar atau sebagai hasil jemput bola Timsel,” ujar Reydonnyzar di Jakarta Kamis, 23 Desember 2011.
Pendaftaran calon anggota KPU-Bawaslu ditutup pada 5 Januari 2012. Reydonnyzar menambahkan, setiap calon akan diseleksi. Mereka wajib menguasai detail sistem dan perihal teknis pemilu dan kepemiluan. Mereka juga harus memahami sistem hukum dan keadilan pemilu.
“Timsel akan menekankan kualifikasi pada orang yang punya kompetensi, keahlian, dan pengalaman.Mereka harus punya penguasaan dan pemahaman yang baik mengenai pemilu dan kepemiluan,”ujarnya.
Hadar mengaku telah mematangkan pikiran untuk segera mendaftarkan diri sebagai calon anggota KPU.Posisinya saat ini, kata Hadar, masih dalam persiapan berkas pendaftaran dan memang sudah dihubungi anggota Timsel.
“Saya berencana masuk sebagai calon.Tapi waktu pendaftaran kan masih agak lama, yakni sampai 5 Januari 2011. Jadi berkas syarat pendaftaran dan sebagainya belum saya kirim,”ujarnya.
Menurut Hadar, berada di dalam lembaga penyelenggara pemilu adalah salah satu cara untuk bisa menentukan kebijakan agar lebih baik. Melakukan perubahan dengan kritikan dari luar relatif lebih sulit mencapai sasaran.
()