alexametrics

Kak Seto Berbagi Kiat agar Selalu Bergembira di Rumah

loading...
A+ A-
JAKARTA - Wabah Corona yang melanda Indonesia mendorong pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan sosial (social distancing) dengan tetap di rumah bagi masyarakat demi mencegah penularan virus Corona semakin meluas.

Meskipun berada di rumah, ternyata ada cara yang bisa dilakukan agar tetap menyenangkan bersama keluarga.

Psikolog Seto Mulyadi mengatakan dalam keadaan sendiri di suatu tempat yang terpisah dari lingkungan sosial, setiap orang bisa menciptakan hal positif atau kekuatan yang luar biasa.



Misalnya melakukan aktivitas bersama anak-anak yang bisa bermanfaat mengurangi rasa stres selama di rumah.

“Yang penting harus ada kesabaran. Jangan sampai anak-anak kita juga jadi stres selama mereka belajar di rumah. Ini bisa diakali dengan kegiatan belajar yang menyenangkan,” kata pria yang biasa disapa Kak Seto itu dalam konferensi pers secara daring di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Dia pun membagikan resep agar energi positif tetap terjaga selama melakukan karantina di rumah dengan slogan GEMBIRA. Secara rinci, kata gembira merupakan singkatan dari Gerak, Emosi cerdas, Makan dan minum, Beribadah dan berdoa, Istirahat, dan Aktif berkarya.

Kak Seto menjelaskan, Gerak yang dimaksud artinya orangtua harus tetap bergerak, bukannya malas bergerak dengan hanya menonton televisi atau bermain gawai saja. Berikutnya, adalah emosi cerdas.

“Emosi boleh, marah boleh, tapi marah yang cerdas tidak membanting piring, tidak menutup pintu dengan kecepatan 100 km per jam atau mengutip segala koleksi kebun binatang misalnya,” ujarnya seraya menghibur.

Tips selanjutnya yang juga penting, yaitu mengonsumsi makanan dan minuman bergizi serta tidak lupa untuk beribadah dan berdoa. Terakhir, orangtua maupun anak harus tetap mengedepankan waktu istirahat yang cukup.

Kak Seto meyakini kampanye "Di Rumah Aja" yang berarti bekerja dan belajar di rumah ini juga bisa menjadi momen untuk membangun kerukunan kembali.

“Kita bisa kompakkan kembali kerukunan, lupakan konflik-konflik yang pernah terjadi. Ini kesempatan baik buat kita semua bersinergi, bergandeng tangan merapatkan barisan di dalam keluarga, ramah kepada putra-putri, ramah kepada istri atau suami tercinta,” kata dia tersenyum.

Terakhir, Kak Seto pun mengharapkan agar para orangtua untuk terus berkarya di rumah dengan melakukan hal-hal sederhana bersama anak seperti menggambar, membuat puisi, bernyanyi, berdongeng, dan kegiatan lainnya yang memberi edukasi bagi anak.

“Kita (orangtua) bisa menjadi sahabat anak, sahabat putra-putri tercinta. Kita sekarang yang mengambil alih atau memerankan sebagai guru. Tapi guru zaman now sudah banyak berubah, guru zaman now bisa menciptakan suasana belajar yang ramah anak di sekolah,” tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top