Wakil Ketua DPR Sebut Pencegahan Radikalisme Butuh Anggaran Memadai

Sabtu, 14 Maret 2020 - 23:19 WIB
Wakil Ketua DPR Sebut...
Wakil Ketua DPR Sebut Pencegahan Radikalisme Butuh Anggaran Memadai
A A A
JAKARTA - Untuk mencegah penyebaran radikalisme harus ditopang anggaran yang mencukupi. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPR-RI Azis Syamsuddin dalam seminar yang digelar Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi di Swiss Belhotel Mangga Besar, Jakarta Pusat.

"Dari sisi regulasi, kami selalu melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi BIN, karena regulasi hukum itu berkembang dan bertumbuh, sehingga dilakukan perubahan-perubahan jika dipandang perlu" kata Azis.

Dia juga mengkaitkan radikalisme dengan virus Corona yang kini sedang menjadi isu utama dunia. Dia mengatakan, dahulunya berperang menggunakan pistol, tank, nuklir sekarang berjalan dengan waktu berganti menjadi senjata biologis.

Dia mengatakan, Corona atau penyakit yang sekarang ini, bisa dianggap sebagai epidermi, dan WHO sudah menyatakan itu secara menyeluruh. Dia juga mengimbau jangan lengah, orang sekarang berperang menjatuhkan ekonomi satu negara dengan senjata biologis. "Dengan senjata biologis itu, tanpa dirasa ekonomi orang bisa drop," kata Azis.

Dia melanjutkan, DPR telah minta kepada instansi terkait untuk menjaga border line dan menkominfo harus segera melakukan pencerahan kepada masyarakat karena pemerintah itu harus lakukan pencegahan secara dini.

Sementara itu, Ketua Umum DPN Sahabat Polisi Fonda Tangguh mengapresiasi kehadiran tokoh-tokoh hingga pejabat yang menjadi narasumber di acara seminar. Kendati belum sepenuhnya sesuai harapan lantaran beberapa pejabat utama di lingkungan Polri berhalangan hadir, namun dia mengaku puas. "Semoga di-event selanjutnya, narasumber-narasumber lain yang kami undang bisa meluangkan waktunya," pungkasnya.

Dalam Seminar Nasional itu tampak hadir, Wawan Purwanto Juru bicara kepala BIN, AKBP Santo Perwakilan Luhkum Divkum Polri, Sekjen DPN Sahabat Polisi Ade Mulyana dan sejumlah tokoh penting lainnya.
(mhd)
Berita Terkait
Kolaborasi Indonesia...
Kolaborasi Indonesia Re dan BNPT: Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Lingkungan Kerja
DP3A Makassar Tangani...
DP3A Makassar Tangani 15 Kasus Anak Terpapar Radikalisme
Syiar: Mengantisipasi...
Syiar: Mengantisipasi Radikalisme dan Terorisme
SYIAR: Akhlaqul Karimah...
SYIAR: Akhlaqul Karimah Penangkal Radikalisme
Antisipasi Radikalisme...
Antisipasi Radikalisme dan Terorisme di Obvitnas, Kornas-Jokowi Dorong Pertebal Keamanan di Banten
Setiap Potensi Penyebaran...
Setiap Potensi Penyebaran Ideologi Radikalisme Harus Ditutup
Berita Terkini
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved