Belajar Dari Kesalahan 2019, Musda Golkar Siap Konsolidasi dan Bangun Partai

Kamis, 27 Februari 2020 - 11:51 WIB
Belajar Dari Kesalahan...
Belajar Dari Kesalahan 2019, Musda Golkar Siap Konsolidasi dan Bangun Partai
A A A
JAKARTA - DPD Partai Golkar Provinsi Jakarta akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) untuk mencari Ketua DPD Golkar Provinsi DKI Jakarta pada 29 Februari hingga 1 Maret 2020. Belajar Dari kesalahan 2019, Musda Golkar siap konsolidasi dan bangun partai.

Bendahara Partai Golkar DPD DKI Jakarta, Adhinusa mengatakan persiapan Musda Golkar Jakarta saat ini sudah rampung semuanya, hanya tinggal penyempurnaan saja seperti gladiresik.

“Persiapan fisik dan perencanaan sudah siap semua, bisa dibilang 95 persen,” ujar Adhi saat dihubungi wartawan, Rabu (26/2/2020).

Menurut dia, pendaftaran Calon Ketua DPD Golkar DKI sudah mulai dibuka hari Rabu, 26 Februari jam 10.00 WIB dan ditutup pada Jumat 28 Februari 2020 jam 21.00 WIB. Maka, belum bisa disebutkan siapa saja yang telah mendaftarkan diri.

Di samping itu, Adhi menjelaskan Calon Ketua Golkar DKI harus memiliki kriteria seperti semangat dan bertekad membangun partai khususnya di wilayah DKI Jakarta. Kemudian, tentu harus kader sejati.

“Ketiga, mempunyai cita-cita politik yang tinggi. Mungkin mengarah ke Pimpinan DKI 1,” ucapnya.

Selanjutnya, Adhi mengakui internal Golkar DKI sempat mengalami persoalan sehingga berdampak terhadap perolehan suara pemilihan umum anggota legislatif (pemilu legislatif), khususnya di Jakarta tidak maksimal. Makanya, hal itu harus dijadikan pelajaran bagi pemimpin Golkar DKI ke depan.

“Betul kemarin (Pileg 2019) memang tidak optimal, dan itu kita belajar dari kemarin untuk memperbaiki ke depannya. Nah, kita sudah tahu strategi apa saja yang harus perbaiki untuk meningkatkan secara maksimal Pemilu 2024. Pertama kita akan konsolidasi dan rekonsiliasi setelah Musda ini,” jelas Ketua Panitia Pelaksana Musda Golkar DKI ini.

Oleh karena itu, Adhi mengatakan para Calon Ketua Golkar DKI harus ingat pesan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan tagline partai ini yakni ‘Golkar bersih, Golkar bangkit, Golkar maju, Golkar menang’. Sehingga, tidak ada lagi kader yang tersangkut kasus tindak pidana korupsi.

“Ke depannya, tentu kita tidak ingin terjadi lagi hal-hal seperti kemarin. Arahan dari Ketua Umum Golkar sudah jelas, bahwa kader itu jangan mencoba bermain-main, melainkan harus bekerja penuh membangun partai. Tentunya harus berintegritas,” tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Bahlil Lahadalia Umumkan...
Bahlil Lahadalia Umumkan Pengurus DPP Partai Golkar 2024-2029
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Jelang Tahun Politik,...
Jelang Tahun Politik, Golkar Diharapkan Siapkan Semua Instrumen
Golkar Harus Pahami...
Golkar Harus Pahami Perilaku Pemilih jika Ingin Ulangi Kejayaan
Jelang 2022, Pembina...
Jelang 2022, Pembina Golkar Beri Sejumlah Catatan untuk Internal Partai
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved