Arab Saudi Perluas Layanan Eyab ke Madinah

Kamis, 29 Agustus 2019 - 08:31 WIB
Arab Saudi Perluas Layanan...
Arab Saudi Perluas Layanan Eyab ke Madinah
A A A
JEDDAH - Pemerintah Arab Saudi akhirnya memperluas layanan Eyab bagi jamaah haji Indonesia. Program pemulangan cepat bagi jamaah haji juga akan diterapkan di Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah.

Kepastian ini disampaikan oleh pimpinan proyek Eyab General Authority Civil Aviation (GACA) Arab Saudi Muslih As-Syihri kepada Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah-Madinah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Arsyad Hidayat.

Dia menyatakan bahwa program Eyab diberikan kepada jamaah haji Indonesia yang pulang melalui Bandara Madinah. “Itu (Eyab di Bandara Madinah) akan dilakukan mulai tanggal 4 sampai tanggal 14 September,” kata Arsyad kepada Tim Media Center Haji (MCH) kemarin.

Menurutnya, jumlah jamaah haji Indonesia yang akan menikmati layanan Eyab di Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah lebih banyak dua kali lipat dibanding di Bandara King Abdul Aziz Jed dah. Jika di Bandara Jeddah hanya 16 kloter, di Bandara Madinah mencapai 32 kloter dengan jumlah jamaah sebanyak 13.553 orang.

Rinciannya, 19 kloter dari embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) dan 13 kloter Embarkasi Surabaya (SUB). “Untuk tahun ini kloternya dari JKS yang mempergunakan penerbangan Saudi Airlines dan SUB yang mempergunakan penerbangan Saudi Airlines,” ungkapnya. Proses layanan Eyab di Bandara Madinah sama dengan di Bandara Jeddah.

Barang bagasi jamaah berupa koper besar akan ditimbang terlebih dahulu 24 jam sebelum jadwal take off pesawat. Penimbangan dilakukan di hotel tempat menginap oleh perusahaan yang di tunjuk oleh maskapai. Koper jamaah lalu ditempeli dengan QR Card yang berisi data nama, nomor paspor, dan lainnya.

Setelah itu koper jamaah akan diangkut terlebih dahulu ke bandara. Adapun jamaah haji akan diberangkatkan ke Bandara Madinah 3-4 jam sebelum pesawat take off.

“Jadi bus datang langsung masuk ke paviliun lima, kemudian jamaah akan diarahkan masuk ke dalam gate haji. Kemudian jamaah mulai pemeriksaan keimigrasian, diarahkan langsung ke lounge Eyab yang ada di terminal internasional,” papar Arsyad. Dia mengaku sangat mengapresiasi inovasi layanan jamaah haji yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Menurutnya, ini satu di antara bentuk modernisasi pelayanan yang digagas Raja Salman dan putra mahkota, Pangeran Mohammad Bin Salman, yang bertujuan untuk memperbaiki layanan haji. Program Eyab, kata Arsyad, sangat membantu jamaah haji yang kelelahan dan kepanasan mendapatkan tempat yang nyaman.

“Untuk kekurangan-kekurangan, karena ini eksperimen pertama, saya kira pasti ada, tapi secara umum lebih bagus dan lebih baik dibandingkan pelayananpelayanan biasa,” katanya.

Layanan Eyab di Bandara Jeddah Berakhir
Sementara itu, pelayanan Eyab bagi jamaah haji Indonesia di Bandara King Abdul Aziz Jeddah berakhir kemarin. Kloter 36 SUB menjadi yang terakhir mendapatkan fasilitas dari Pemerintah Arab Saudi tersebut. “Kloter SUB 36 di berangkatkan pada pukul 22.45 WAS (tadi malam),” kata Arsyad Hidayat.

Total ada 16 kloter yang mendapatkan fasilitas Eyab di Bandara King Abdul Aziz. Masing-masing kloter 4, 12, 14, 16, 18, 19, 20, 24, 26, dan 30 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS); kloter 5 Jakarta-Pondok Gede (JKG); Kloter 4, 25, 32, 34, dan 36 SUB. Masing-masing kloter diterbangkan secara bertahap sejak 17 Agustus 2019.

Menurut Arsyad, dari hasil pantauannya, pemulangan kloter yang menikmati fasilitas Eyab di Bandara King Abdul Aziz Jeddah jauh lebih cepat dan lancar dibandingkan dengan yang melalui Terminal Haji. Jamaah haji juga mengapresiasi fasilitas ini karena tidak lagi menunggu di plaza terbuka yang sedikit panas.

Setelah turun dari bus, jamaah langsung diarahkan masuk ke dalam lounge Eyab yang terdapat sofa-sofa empuk dan ber- AC. Mereka juga disuguhi banyak hal, ada tarian kebudayaan, hadiah, snack, dan layananlayanan lain. “Harapan mereka inisiatif atau inovasi ini akan berjalan kembali pada tahun berikutnya, bahkan mungkin jumlahnya pun akan lebih banyak dari tahun sekarang,” katanya. (Abdul Malik Mubarok)
(nfl)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved