Kekuatan Militer Indonesia Diperhitungkan Dunia, Kapuspen TNI: Kita Tak Akan Lengah

Senin, 12 Agustus 2019 - 15:24 WIB
Kekuatan Militer Indonesia...
Kekuatan Militer Indonesia Diperhitungkan Dunia, Kapuspen TNI: Kita Tak Akan Lengah
A A A
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengapresiasi ranking kekuatan militer TNI yang berada di atas Israel.

”Kita bersyukur tapi tidak buat kita lengah. Ini merupakan prestasi pemerintah dan masyarakat bukan cuma TNI. Pemerintah sudah ngasih anggaran kita beli alutsista yang terbaik,” ujarnya kepada SINDOnews, Senin (12/8/2019).

Seperti diketahui, Global Firepower menempatkan kekuatan militer TNI di nomor 16 dari 137 negara di dunia. Peringkat itu tepat di atas militer Israel yang berada di urutan 17. Amerika Serikat (AS) masih berada di urutan puncak atau nomor satu, di susul Rusia, China, India, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, Turki, Jerman, Italia, Mesir, Brazil, Iran dan Pakistan. (baca juga: Ranking Kekuatan Militer Indonesia Nomor 16 Ungguli Israel)

Menurut Sisriadi, pembangunan kekuatan TNI berdasarkan kepada dua hal. Pertama, capability base yakni, melihat jenis-jenis ancaman seperti apa. Baik ancaman dari dalam maupun luar negeri. “Di situ kita bangun kekuatan karena melihat aspek ancaman,” katanya.

Kedua, mission oriented yakni, mengacu pada tugas pokok dalam menghadapi ancaman untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjaga keutuhan negara.

”Jadi kita bangun kekuatan itu hubungannya dengan tugas pokok. Kita tingkatkan kemampuan alutsista dan manusianya. Terpenting itu, man behind the gun. Program Presiden Jokowi yang mau bangun SDM, itu fokus pada kualias manusianya,” ucapnya.

Dia mencontohkan, salah satu prestasi TNI yang diakui dunia ketika prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB mampu mengajak pemberontak di Afrika menyerahkan senjatanya secara sukarela tanpa ada letusan. ”Di PBB peran kita diakui. Bahkan kita jadi referensi bagi petugas penjaga perdamaian di kemudian hari,” kata Sisriadi.

Sisriadi menambahkan, untuk pembangunan SDM, TNI tidak menutup diri dari kemajuan yang terjadi di luar selanjutnya di konversi dengan pendidikan yang telah ada di TNI. "Kita adopsi dari luar, kita juga punya penidikan sendiri. di Akmil sekarang ada pola pendidikan kesarjanaan. Untuk pendidikan leadership dan battleship dari kita. Sekarang ada pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan sistem pertempuran siber," ucapnya.
(cip)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved