Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S

Senin, 12 Agustus 2019 - 07:45 WIB
Kontroversi Penulisan...
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
A A A
DI LUAR sejumlah negara yang melakukan perubahan terhadap sejarah bangsanya, Indonesia sejauh ini juga masih menyimpan sejumlah fakta sejarah bangsa yang masih kontroversial. Berikut di antaranya:

1. Pangeran Diponegoro mengobarkan Perang Jawa yang terkenal dahsyat. Namun benarkah sang pangeran berjuang secara murni melawan penjajah Belanda? Bukankah ia berperang karena membela harga diri dan kehormatan keluarganya?
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
2. Raden Ajeng Kartini melalui bukunya berjudul Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang) menjadi bukti bagaimana perjuangan Kartini memgangkat harkat dan martabat kaumnya, Namun, muncul pandangan bahwa keoetentikan dan orisinalitas pemikiran- pemikiran Kartini dalam surat-suratnya diragukan.
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
3. Serangan Umum 1 Maret 1949 diklaim berkat kepemimpinan Letkol Soeharto yang berhasil menduduki Kota Yogyakarta selama 6 jam masih menyisakan polemik.
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
4. Seputar Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang ditafsirkan sebagai ‘proses kudeta” Presiden Soekarno oleh Letjen Soeharto.
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
5. Peristiwa G 30 S. Hingga kini, apa yang sesungguhnya terjadi pada malam hari 30 September 1965 tersebut masih menjadi teka-teki besar dalam sejarah Indonesia.
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
6. Masa transisi dari Presiden Soeharto ke Presiden B.J.Habibie juga mengundang dan diwarnai banyak gejolak dan kontroversi. Meletusnya aksi kerusuhan 13-15 Mei 1998, penembakan empat mahasiswa Trisakti, dan rumor kudeta yang akan dilakukan oleh Pangkostrad Letjen Prabowo hingga kini masih menjadi polemik.
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
7. Rencana pengangkatan Soeharto menjadi pahlawan nasional juga menjadi polemik. Mantan Presiden Soeharto meninggal dunia pada 27 Januari 2008. Sejumlah kalangan mendesak pemerintah memberi gelar pahlawan nasional kepada penguasa Orde Baru itu. Namun ada yang menilai gelar pahlawan tidak layak diberikan kepadanya.
Kontroversi Penulisan Sejarah Indonesia, dari Pangeran Diponegoro hingga G 30 S
(poe)
Berita Terkait
Inilah 6 Mata-mata Paling...
Inilah 6 Mata-mata Paling Sukses di Dunia
Ikon-ikon Terkenal dari...
Ikon-ikon Terkenal dari Berbagai Negara
Sihir Kota-kota di Atas...
Sihir Kota-kota di Atas Gurun Pasir
11 Perseteruan Paling...
11 Perseteruan Paling Terkenal Sepanjang Sejarah
10 Landmark Terkenal...
10 Landmark Terkenal di Dunia yang Tak Selesai Dibangun
10 Situs Budaya yang...
10 Situs Budaya yang Hancur Dihantam Perang
Berita Terkini
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved