Laode M Syarif Jamin Tak Ada Radikalisme di KPK

Senin, 01 Juli 2019 - 16:21 WIB
Laode M Syarif Jamin...
Laode M Syarif Jamin Tak Ada Radikalisme di KPK
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif memastikan bahwa tidak ada pegawai atau pejabat KPK yang secara terang-terangan mengikuti paham radikalisme. Selama ini, KPK juga terus melakukan upaya preventif agar tidak ada staf maupun pejabat KPK yang terpapar radikalisme.

“Kalau yang secara terang-terangan tidak mengakui NKRI, saya pikir selama ini tidak ada,” ujar Laode menanggapi pertanyaan anggota Komisi III dari PKB Anwar Rachman soal isu adanya pegawai KPK yang terpapar paham radikalisme, saat rapat dengar pendapat dengan KPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Laode mengatakan bahwa selama ini tidak ada satupun pegawai KPK yang menolak untuk diajak mengikuti upacara bendera. ”Soal isu yang dikatakan terpapar radikalisme, berapa persen yang ada, kita juga tidak tahu. Tetapi apakah betul pegawai KPK ada yang radikal? Kami belum pernah melihat pegawai KPK nggak mau ikut upacara bendera. Bahwa ada satu dua pegawai KPK yang celananya cingkrang, itu ada tetapi sangat sedikit,” tuturnya.

Laode mengatakan bahwa KPK telah memiliki tata cara berpakaian ketika sedang bertugas. “Tapi kalau di rumah, kami tidak bisa intervensi pribadi seseorang. Selama dia di kantor, tata cara berpakaian harus sesuai dengan pakaian pegawai KPK. Itu yang akan kami enforce (tegakkan),” paparnya.

Sebagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan masuknya paham radikalisme terhadap internal KPK, Laode mengatakan bahwa pihaknya menjalin kerja sama dengan sejumlah organisasi keagamaan dan juga Badan Amal Islam KPK (BAIK).

“Kami melakukan seleksi juga penceramah- penceramah yang ada di Masjid KPK. Kita sudah koordinasikan dengan baik. Misalnya, ulama yang dianggap agak “berbeda” yang secara terang-teragan tidak mengakui NKRI. Selama ini saya pikir tidak ada juga yang kita undang. Kami bekerja sama dengan Muhammadiyah dan NU untuk melakukan ceramah-ceramah,” urainya.

Bahkan, KPK juga mengundang Ali Fauzi Manzi, mantan teroris yang kini kerap menyampaikan ceramah tentang bahaya terorisme untuk berbicara dalam upaya pencegahan terorisme di lingkungan KPK.
(pur)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Petani Jatim Gelar Aksi...
Petani Jatim Gelar Aksi di Sawah, Dukung KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kementan
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Berita Terkini
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved