Muhammadiyah Imbau Perbanyak Amal Ibadah di Akhir Ramadhan

Selasa, 28 Mei 2019 - 20:27 WIB
Muhammadiyah Imbau Perbanyak...
Muhammadiyah Imbau Perbanyak Amal Ibadah di Akhir Ramadhan
A A A
JAKARTA - PP Muhammadiyah menggelar buka puasa bersama sekaligus penutupan kajian Ramadhan yang dilaksanakan di Jakarta dan Yogyakarta dengan tema risalah pencerahan. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir berharap, kajian ini tak berhenti di bulan Ramadhan.

"Tetapi tidak kalah pentingnya bagaimana mengimplementasikan nilai Islam pencerahan dalam persyarikatan, kehidupan keumatan, dan kebangsaan. Ini tugas paling berat," kata Haedar dalam sambutannya di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Haedar menjelaskan, kajian Ramadhan yang digelar lembaganya bukan saja membahas tentang teologis, melainkan pola dalam praktiknya. Dia berharap, setelah dikaji maka ke depan risalah pencerahan itu diimplementasikan di kehidupan sehari-sehari.

Dalam hal ini, Haedar menuturkan bahwa Islam sebagai agama pencerahan, agama yang selain pusatnya pada Tauhid juga mencerahkan dari sisi hubungan dengan Allah dan antarmanusia.

Selain itu, kata Haedar, Islam yang menyebarkan perdamaian, nilai-nilai toleransi, washatiyah serta antiterhadap kekerasan dan anarkisme.

"Juga Islam menyebarkan yang menyebarkan tradisi iqra, agar warga Muhammadiyah, umat Islam dan bangsa ini punya nalar iqra, tradisi ilmu, cerdas, dan menjadi ulil albab," ungkapnya.

Dilanjutkan Haedar, nilai yang diajarkan oleh Muhammadiyah telah dirintis sejak organisasi ini berdiri. Karenanya, nilai-nilai tersebut harus menjadi uswatun hasanah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dia menganggap, perbuatan lebih akan dilihat orang ketimbang kata-kata. Sehingga, dalam bertutur seyogyanya disampaikan dengan cara yang baik.

"Agama mengajarkan jaga lisan, bahkan sekarang di era medsos, jaga tulisan. Itu harus kita praktekan, orang islam itu kalau berkata berujar harus dipikir dengan seksama. Mana yang benar mana yang salah," tuturnya.

Menurut Haedar, momentum Ramadhan saat ini menjadi sangat krusial untuk menguji setiap perkataan dan perbuatan. Untuk itu di waktu yang tersisa ini, harapannya Ramadhan menjadi bulan perbaikan diri seperti memperbanyak amal dan ibadah.

Selain itu, lanjut Haedar, tantangan Ramadhan lainnya adalah bagaimana menahan hawa nafsu dan amarah. Terlebih bulan puasa kali ini banyak pemicu yang membuat orang gampang marah. Tak ada argumentasi dan dalil yang bisa dibenarkan ketika marah. Menurutnya, marah ya tetap saja marah.

Tantangan lainnya kata Haedar, memberi maaf kepada orang lain sebelum orang lain meminta maaf kepada kita. Menurutnya, meski kita akan belajar ikhlas memberi maaf namun terkadang ego sebagai manusia tidak bisa ditahan.

"Hal ini simple mempraktikkan puasa, jadi kalau puasa jadi gerakan yang TSM (Terstruktur, sistematis dan massif), kita praktekan saja dalam puasa, luar biasa nanti hasilnya, puasa TSM itu membangun peradaban," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Maklumat Muhammadiyah:...
Maklumat Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April 2021
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1442 H Jatuh Pada 13 April 2021
PP Muhammadiyah: Awal...
PP Muhammadiyah: Awal 1 Ramadhan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hisab Ramadhan, Syawal,...
Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1441 H Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Berita Terkini
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Polisi Berpeluang Periksa...
Polisi Berpeluang Periksa Febrie Adriansyah terkait Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved