Peringati HKN Diharapkan Pererat Kesatuan Bangsa Pasca-Pilpres

Selasa, 21 Mei 2019 - 16:02 WIB
Peringati HKN Diharapkan...
Peringati HKN Diharapkan Pererat Kesatuan Bangsa Pasca-Pilpres
A A A
JAKARTA - Akhir-akhir ini rasa nasionalisme mulai terusik oleh kepentingan politik sesaat sebagai konsekuensi logis dari sebuah negara demokrasi. Pemilihan Umum Presiden 2019 melahirkan luka-luka sejarah bagi kerukunan dan keberagaman berbagsa dan bernegara.

Semangat nasionalisme dinilai mulai terkoyak. Pancasila sebagai rumah besar yang menaungi pluralitas kembali dipersoalkan oleh kelompok-kelompok yang tidak menginginkan Pancasila sebagai narasi besar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Berangkat dari rasa keprihatinan ini, masyarakat Yogyakarta yang tergabung dalam Kawula Ngayogyakarta Hadiningrat (KNH) mengadakan peringatan hari Kebangkitan Nasional sebagai upaya merangkai kembali kecintaan pada negeri tercinta," ujar Koordinator KNH, Sigit Sugito, melalui keterangan tertulis, Selasa (21/5/2019).

"Kegiatan ini sekaligus mengembalikan Marwah Pancasila sebagai pemersatu dan menganyam spirit pluralisme dalam kehidupan berbagsa dan bernegara," sambungnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HKN) di Yogyayarta diramaikan prosesi Tundung Larung Sengkuni. Dalam cerita pewayangan, Sengkuni adalah tokoh antagonis yang istimewa, tapi keistimewaannya bukan dalam hal positif.

Sengkuni sebagai gambaran manusia yang penuh kelicikan, kebusukan, dan jahat. Walau sebenarnya Sengkuni adalah tokoh yang tangkas, pandai bicara dan penuh akal. Namun kepandaian itu justru dimanfaatkan untuk memfitnah dan mencelakakan orang lain.

"Tokoh-tokoh Sengkuni inilah yang banyak bermunculan di negeri ini," kata Sigit.

Dia menuturkan, acara ini dimaknai sebagai upaya mengusir sifat-sifat Sengkuni yang ada di negeri ini dan khususnya di Yogyakarta sebagai daerah istimewa yang menjunjung tinggi toleransi, pluralitas, serta kerukunan keberagaman. Kegiatan tersebut juga sebagai upaya mengusir pengaruh jahat dalam masyarakat.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Hari Kebangkitan...
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional yang Diperingati Setiap 20 Mei
Diperingati Setiap 20...
Diperingati Setiap 20 Mei, Begini Sejarah Hari Kebangkitan Nasional
Upacara Hari Kebangkitan...
Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Bogor
Peringatan Hari Kebangkitan...
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
Harkitnas, 40 Anak Berkebutuhan...
Harkitnas, 40 Anak Berkebutuhan Khusus Pamerkan Karya Seni di Museum Kebangkitan Nasional
Pengamat: Indonesia...
Pengamat: Indonesia Harus Fokus pada Teknologi Luar Angkasa, Internet, dan Energi Terbarukan
Berita Terkini
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Infografis
Donald Trump: Kamala...
Donald Trump: Kamala Harris Menang Pilpres AS, Israel akan Lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved