Yusril Jawab Tudingan Habib Rizieq Shihab Soal Pengkhianatan

Rabu, 10 April 2019 - 13:06 WIB
Yusril Jawab Tudingan...
Yusril Jawab Tudingan Habib Rizieq Shihab Soal Pengkhianatan
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra akhirnya mengklarifikasi tudingan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Menurut dia, tudingan Rizieq yang menyebutnya pengkhianat tidak tepat. Sebab, dirinya memang tidak pernah diberikan amanat oleh Rizieq Shihab. Sehingga tidak ada yang dikhianati.

"Apa yang dikhianati, saya tidak pernah diberikan amanah oleh habib," kata Yusril mengklarifikasi tudingan Rizieq Shihab, saat acara Deklarasi Jihad 10 Ribu Kiai Dukung Jokowi-Maruf, Rabu (10/4/2019) siang.

Yusril mengaku tidak pandai berbohong. Baik kepada perorangan, maupun kepada kelompok, apalagi masyarakat.

"Bahasa lisan saya, Prabowo ini Islam-nya tidak jelas, berasal dari kata-kata Rizieq sendiri. Belakangan dikatakan, saya dibilang bohong dan lebih dari dua tahun lalu tidak ada komunikasi dengan Rizieq," paparnya.

Dia menjelaskan, sejak zaman Presiden Soeharto, dirinya telah dipercaya menulis pidato-pidato kenegaraan. Setiap pidatonya, tidak ada yang diprotes oleh Soeharto.

Begitupun saat dirinya menjabat sebagai sekretaris M Natsir, politikus Masyumi. Dia juga yang bertugas menulis pidatonya, dan tidak ada yang pernah diprotes. Saking percayanya, dia diserahkan kertas kosong.

"Saya pernah menulis pidato dan surat-surat Soeharto sejak 7 tahun lalu. M Natsir juga sama. Saya 14 tahun menjadi sekretaris beliau, staf beliau. Alhamdullilah, sampai Pak Natsir meninggal dan Pak Harto wafat, belum pernah saya khianat beliau," katanya.

Jika sekali saja saat itu berbuat salah dan khianat, Yusril menegaskan tidak bisa seperti sekarang. "Sekali saya salah, habis saya. Sekali saya khianat habis saya," tukasnya.
(dam)
Berita Terkait
PBB Kukuhkan Pimpinan...
PBB Kukuhkan Pimpinan Pusat Pemuda Bulan Bintang Periode 2019-2024
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Presiden Jokowi Ajak...
Presiden Jokowi Ajak PBB Jaga Kualitas Pemilu 2024
Mengenal Profil Partai...
Mengenal Profil Partai Gelora, dari Sejarah, Struktur, Asas hingga Jatidiri
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved