Terkait Debat, KPK Sebut Persoalan Korupsi Harus Diberantas Bersama

Sabtu, 19 Januari 2019 - 06:00 WIB
Terkait Debat, KPK Sebut...
Terkait Debat, KPK Sebut Persoalan Korupsi Harus Diberantas Bersama
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya tidak terlalu menanggapi hasil dari debat perdana pemilihan presiden (Pilpres) 2019 yang berlangsung kemarin malam, Kamis (17/1). KPK lebih memilih untuk bekerja secara serius sesuai dengan kewenangan.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan seharusnya persoalan korupsi harus dikerjakan bersama-sama. Karena masih ada kekurangan dan tantangan dalam pemberantasan korupsi.

"Contohnya adalah ada sejumlah perbuatan yang seharusnya korupsi tapi tidak bisa diproses oleh KPK, tidak bisa diproses oleh penegak hukum yang ada di Indonesia. Jadi untuk standar internasional sebenarnya itu dikategorikan korupsi. Tapi selama ini itu tidak bisa disentuh karena aturannya belum berubah," ujar Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Febri menjelaskan, KPK masih menggunakan UU 20 Tahun 2001, padahal sekarang perkembangan sudah sangat luar biasa. Dan itulah dibutuhkan upaya serius dan aturan yang lebih kuat.

"Maka dibutuhkan aturan yang lebih kuat melalui revisi UU Tipikor atau langkah hukum yang lain agar para pelaku korupsi yang mendapatkan keuntungan selama ini baik di indonesia maupun lintas negara bisa disentuh dan diproses hukum," jelas Febri.

Selain itu juga menjadi perhatian penting terkait potret korupsi di sektor sumber daya alam sehingga berbagai upaya penindakan dan pencegahan harus dilakukan.

"Jadi KPK memilih untuk secara serius dan konsisten untuk bekerja saja sesuai kewenangan. Namun memang ada beberapa kekurangan dan tantangan yang harus kita selesaikan secara konkrit ke depan," tuturnya.
(rhs)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Janji Kuatkan Komisi...
Janji Kuatkan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ganjar Buka Peluang Revisi Kembali UU KPK
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan...
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker Berlangsung sejak 2019, Total Rp53 Miliar
Berita Terkini
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved