Bansos Meningkat, Jokowi Ingin Pengentasan Kemiskinan Lebih Cepat

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:45 WIB
Bansos Meningkat, Jokowi...
Bansos Meningkat, Jokowi Ingin Pengentasan Kemiskinan Lebih Cepat
A A A
JAKARTA - Kepastian pemerataan akses dan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, dan insentif kepada keluarga tidak mampu menjadi kunci utama program peningkatan kesejahteraan Pemerintah di tahun keempat.

Program yang dilakukan adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Data dari Kementerian Sosial, penerima PKH meningkat dari 3,51 juta kepala penerima manfaat (KPM) di 2015 menjadi 9.877 juta KPM di 2018.

Berdasarkan data BPS, untuk pertama kalinya angka kemiskinan menurun hingga mencapai level satu digit. Pada Maret 2018 tingkat kemiskinan tercatat sebesar 9,82%.
Upaya pemerintah dalam menurunkan angkat kemiskinan diungkap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya pada Pembukaan Jambore Sumber Daya Program Keluarga Harapan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Meskipun angka kemiskinan sudah turun dari 11,2% pada tahun 2014 menjadi 9,8% tahun 2018 ini, Jokowi menilai angka tersebut masih tinggi, dan perlu tenaga ekstra untuk membuatnya lebih turun lagi.

“Untuk menurunkan angka kemiskinan kalau sudah 1 digit memang merupakan butuh tenaga ekstra karena ini semakin sulit untuk menjadi hilang, yang kita harapkan itu,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Jambore Sumber Daya Program Keluarga Harapan (PKH), di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/12/2018) seperti dikutip dari setkab.go.id.

Untuk itu, kata Jokowi, pemerintah tidak hanya memerhatikan urusan fisik, seperti infrastruktur tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), salah satunya melalui Program Keluarga harapan (PKH) yang merupakan wujud dari keberpihakan negara pada rakyatnya.

Mantan Wali Kota Solo itu menjelaskan, pemerintah terus meningkatkan anggaran-anggaran untuk bantuan sosial.

Misalnya, kata dia, PKH yang pada tahun 2018 anggarannya Rp19 triliun. Tahun depan naik menjadi Rp34 triliun. Dengan sasaran juga naik, dari 6 juta KPM menjadi 10 juta KPM.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Menteri Sosial (Mensos) agar bisa menyekolahkan tenaga pendampingi Program Keluarga Harapan (PKH) ke luar negeri.

“Saya titip pada Pak Menteri kita ke depan akan melakukan pembangunan besar-besaran di sumber daya manusia (SDM), saya juga minta diseleksi di pendamping PKH ini ada yang kita kirim ke luar negeri,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Jambore Sumber Daya PKH, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/12/2018) seperti ditulis setkab.go.id.

Dua mengatakan, tenaga pendampingi yang dikirim ke luar negeri itu bisa melanjutkan sekolah, bisa training, bisa melihat dan membandingkannya negara lain.
(dam)
Berita Terkait
BP Taskin Finalisasi...
BP Taskin Finalisasi Buku Rencana Besar Penuntasan Kemiskinan
1,3 Juta Warga Pesisir...
1,3 Juta Warga Pesisir Jadi Target Pengentasan Kemiskinan di Tahun 2022
BP Taskin Gandeng Perusahaan...
BP Taskin Gandeng Perusahaan China Latih Anak Muda Miskin Jadi Tenaga Siap Kerja
Desa Berperan Penting...
Desa Berperan Penting dalam Pengentasan Kemiskinan Berbasis Budaya
Kunjungi BP Taskin,...
Kunjungi BP Taskin, Bupati Indramayu dan Bombana Minta Resep Atasi Kemiskinan
Ganjar Puji Kades Blora...
Ganjar Puji Kades Blora Soal Cara Menurunkan Kemiskinan
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved