Fadli Zon: DPR Berhasil Masukan Resolusi Rohingya di Sidang AIPA

Selasa, 04 September 2018 - 17:02 WIB
Fadli Zon: DPR Berhasil...
Fadli Zon: DPR Berhasil Masukan Resolusi Rohingya di Sidang AIPA
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon memimpin delegasi parlemen Indonesia dalam rapat Komite Eksekutif ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) yang diselenggarakan di Raffles City Convention Centre (RCCC), Singapura, Senin 3 September 2018 malam.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut didampingi oleh dua anggota DPR lainnya, yaitu Amelia Anggraini dari Nasdem dan Kartika Yudhisti dari PPP.

Dalam rapat yang bertugas untuk memutuskan agenda serta daftar resolusi yang akan dibahas dalam Sidang Umum ke-39 AIPA 7 September 2018, delegasi parlemen Indonesia kembali memperjuangkan isu krisis kemanusiaan di Rohingya, Myanmar untuk dijadikan salah satu resolusi.

“Kasus Rohingya harus menjadi perhatian parlemen negara-negara ASEAN. Sebagai organisasi parlemen regional, AIPA tidak boleh menyembunyikan isu kemanusiaan di Myanmar dengan menolak untuk membahas serta memberikan pernyataan atas masalah tersebut hanya demi menjaga hubungan baik dengan tetangga," tutur Fadli seusai rapat Komite Eksekutif AIPA, di Singapura, Senin 3 September 2018.

“Itu sebabnya, kami kembali mengajukan draf resolusi atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar. Resolusi ini harus menjadi bagian penting dari hasil Sidang Umum AIPA kali ini," sambung Fadli.

Dia mengatakan, sebagai anggota ASEAN, Indonesia tidak bermaksud mencampuri urusan internal anggota ASEAN lainnya.

Menurut dia, draf resolusi tersebut diajukan semata untuk mendukung Myanmar dalam memulihkan perdamaian dan stabilitas, serta untuk memberi bantuan dalam mengatasi krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya.

“Krisis kemanusiaan di Rohingya adalah krisis kemanusiaan berat, tidak hanya untuk Asia Tenggara, tetapi untuk komunitas global," katanya.

Dia menjelaskan, delegasi parlemen Indonesia telah memperjuangkan resolusi mengenai Rohingya sejak Sidang Umum ke-38 AIPA di Manila tahun 2017 silam.Namun, kata dia, resolusi tersebut terus ditolak oleh delegasi parlemen Myanmar. Karena mekanisme pengambilan keputusan di AIPA menganut sistem konsensus, akhirnya tak ada resolusi terkait isu tersebut.
Tahun lalu sebagai bentuk protes, kata dia, delegasi Indonesia akhirnya membalas dengan menolak untuk membahas resolusi lain dalam bidang politik jika isu Rohingya tidak dibicarakan. Itu sebabnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah AIPA, tahun lalu tidak ada resolusi dalam bidang politik.

“Berkaca dari pengalaman tahun lalu tersebut, maka dalam Sidang AIPA kali ini, selain resolusi mengenai Rohingya, delegasi parlemen Indonesia juga mengajukan draf resolusi penting lainnya, yaitu mengenai amandemen Statuta AIPA," tuturnya.

Fadli melanjutkan, rapat Komite Eksekutif akhirnya bisa terjadi kesepakatan. Delegasi parlemen Myanmar yang dipimpin Su Su Lwin akhirnya membuka diri menerima dan membahas resolusi Indonesia jika judul proposalnya diperhalus.

"Indonesia sejak awal sama sekali tak keberatan dengan hal itu, dengan syarat penghalusan itu tak menyembunyikan kenyataan ada persoalan kemanusiaan serius yang perlu segera disikapi dan ditangani,” tutur Fadli.
(dam)
Berita Terkait
Menlu: PBB Mulai Lakukan...
Menlu: PBB Mulai Lakukan Pendataan Migran Rohingya di Aceh
Organisasi Rohingnya...
Organisasi Rohingnya Ungkapkan Terima Kasih Atas Penyelamatan Pengungsi di Aceh
Pemerintah Diminta Waspadai...
Pemerintah Diminta Waspadai Sindikat Pengungsi Rohingya
3 Tahun Berlalu, Pengungsi...
3 Tahun Berlalu, Pengungsi Rohingya Kian Menderita
24 Pengungsi Rohingya...
24 Pengungsi Rohingya Tenggelam di Malaysia
Bantu Pengungsi Rohingnya...
Bantu Pengungsi Rohingnya di Aceh, Kemlu Koordinasi dengan PBB
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved