Gelar Reuni Akbar, Kagama Ingin Rekatkan Persaudaraan

Kamis, 23 Agustus 2018 - 13:58 WIB
Gelar Reuni Akbar, Kagama...
Gelar Reuni Akbar, Kagama Ingin Rekatkan Persaudaraan
A A A
JAKARTA - Keluarga Besar Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) akan menggelar reuni akbar di Jakarta Convention Center pada 22 September mendatang.

Ketua Panitia Reuni Kagama, Otto Hasibuan mengharapkan sejumlah menteri Kabinet Kerja dan Presiden Jokowi yang merupakan alumni UGM menghadiri reuni akbar ini.

"Mereka antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi, Menteri PU, Menteri Sekretaris Negara Pratikna, bahkan kita harapkan Presiden memberikan sambutannya," tutur Otto Hasibuan di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Dia menjelaskan reuni akbar alumni UGM akan mengambil tema Guyub Kini dan Nanti. Artinya, kata dia, semua alumni harus selalu guyub selamanya.

Otto menambahkan, banyak alumni UGM yang berkiprah di berbagai sektor. Dia mengharapkan para alumni dapat berbagi cerita dengan junior mereka dalam temu alumni tahun ini.

"Kita harapkan para senior Kagama bisa lebih erat hubungannya dengan adik-adik kita sehingga tercipta jaringan sangat kuat untuk memajukan bangsa," katanya.

Menurut dia, acara ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh alumni untuk mengenang kembali masa-masa kuliah. Acara ini dihibur oleh sejumlah artis.

Mengenai pilpres dan pileg, Otto berharap anggota Kagama bisa menerima perbedaan. Menurut dia, anggota Kagama harus menjadi perekat persaudaraan dan persatuan.

“Kepada Kagama, saya imbau harus menerima perbedaan pilihan politik, kontestasi elektoral, sebagai keniscayaan. Kita harus jaga keniscayaan ini dan buktikan pada masyarakat dan bangsa ini, kita sebagai anggota Kagama di mana pun berada tetap dan harus menjadi perekat persaudaraan dan persatuan,” ujarnya.

Menurut dia, Kagama harus bisa menunjukan kepeloporan dalam menghadapi persoalan kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan dan ketimpangan. Hal itu dinilainya menjadi masalah bersama.

“Saya berharap Kagama tetap dan akan selalu menunjukkan kepeloporan, baik dalam menguatkan dan mengefekifkan peran negara, pemerintah, maupun dalam memperkuat solidaritas sosial, menggiatkan gotong royong dan mempromosikan kepatuhan pada aturan dan tatanan yang sama-sama kita bangun,” tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
UGM Ajak Seluruh Elemen...
UGM Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Lawan COVID-19
3 Fakultas di UGM yang...
3 Fakultas di UGM yang Menyediakan Sarapan bagi Mahasiswanya saat Ujian
UGM Tegaskan Belum Akan...
UGM Tegaskan Belum Akan Ubah Nomenklatur Teknik Menjadi Rekayasa
63 Prodi UGM Berakreditasi...
63 Prodi UGM Berakreditasi Internasional
Mengenal Sejarah Berdirinya...
Mengenal Sejarah Berdirinya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Mahasiswa UGM Sabet...
Mahasiswa UGM Sabet 6 Juara di Lomba UPES Dehradun India
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved