Menteri Puan Temukan Ada Siswa Belum Utuh Terima Dana KIP

Rabu, 06 Juni 2018 - 07:29 WIB
Menteri Puan Temukan...
Menteri Puan Temukan Ada Siswa Belum Utuh Terima Dana KIP
A A A
SOLO - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menemukan fakta mengejutkan saat berdialog dengan seorang siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Solo, Jawa Tengah. Murid bernama Aldi Afrizal yang bersekolah di SMAN 8 Surakarta mengaku baru menerima Rp500.000 dari Rp1.000.000 yang semestinya diterima.

Saat silaturahmi dengan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan KIP di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Puan Maharani menyebutkan dana KIP Rp450.000 untuk siswa Sekolah Dasar (SD), Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1.000.000 untuk SMA/SMK. Dana diberikan dalam wujud tabungan dan dapat dicairkan oleh siswa di bank yang ditunjuk pemerintah. “Sama sekali tidak ada potongan,” kata Puan Maharani di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018) sore.

Bantuan KIP tidak dilakukan secara cash untuk mengurangi resiko pemotongan. Saat di tengah pidatonya, Puan lalu menunjuk seorang siswa SMA penerima program KIP, Aldi Afrizal. Siswa kelas XII SMAN 8 Surakarta ini mengaku dua tahun menerima KIP. Untuk tahun 2017 sudah diterima penuh Rp1.000.000. Namun pada tahun 2018, dirinya hanya menerima separonya. “Saya tahun ini menerima Rp500.000,” kata Aldi di hadapan Menteri Puan Maharani.

Mendapati realitas itu, Puan Maharani bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemkot Solo untuk menyelesaikan. Namun, temuan itu tidak bisa digeneralisir. “PKH dan BPNT tidak ada masalah yang berarti. Hanya tadi ada sedikit masalah dengan KIP. Akan kami selesaikan case by case,” ujar Puan usai acara.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud Muhadjir Effendy mengemukakan, kasus yang dialami salah satu siswa SMAN 8 Surakarta akan diselesaikan. Namun ada kemungkinan skema pencairan dilakukan dalam dua termin. Yakni Rp500.000 tahap pertama, dan Rp500.000 di tahap kedua.
(pur)
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
DPD RI-Kemenko PMK Bersinergi...
DPD RI-Kemenko PMK Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pembangunan Manusia
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Teman Pengusaha Jangan...
Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved