Dirjen PKP Kemendes PDT Tinjau Pasar Kawasan Perdesaan Demak

Sabtu, 02 Juni 2018 - 19:56 WIB
Dirjen PKP Kemendes...
Dirjen PKP Kemendes PDT Tinjau Pasar Kawasan Perdesaan Demak
A A A
DEMAK - Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Pedesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Harlina Sulistiyorini meninjau pasar kawasan perdesaan di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). Inilah Pasar Kawasan yang baru beroperasi 4 bulan namun telah meraih omzet Rp142 Juta.

"Kami berharap dengan adanya pasar kawasan ini, bisa membantu masyarakat di kawasan ini untuk memperjual-belikan hasil produksinya maupun lebih meningkatkan hasil ekonominya. Sehingga nantinya kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan," ujar Dirjen Herlina.

Menurutnya, pasar kawasan perdesaan cukup membantu masyarakat setempat terutama dalam menghadapi momen Ramadhan. Meski Ramadhan, harga produk di pasar ini tetap bertahan pada harga normal. "Kalau dilihat para pedagang lebih memperbanyak stok jualannya. Biasanya pasar ini tidak jualan setiap hari. Hanya karena ini bulan Ramadhan kami minta untuk berjualan setiap hari," ujarnya.

Pasar kawasan perdesaan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama antara Desa Waru dan Desa Ngamplak ini merupakan bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi tahun anggaran 2017. Bantuan tersebut terdiri dari 24 lapak pedagang dan 8 ruko yang mampu menampung 50 pedagang.

"Program Pasar Kawasan Perdesaan ini dimulai sejak 2016. Tahun 2016 itu kita laksanakan di 29 kabupaten, kemudian pada 2017 ada 14 kabupaten, dan sekarang 13 kawasan. Sehingga pasar-pasar ini bisa kita replikasi untuk kawasan luar Jawa yang punya potensi pengembangan pasarnya. Sehingga nanti bisa berkembang masyarakatnya sejahtera," ujarnya.

Ketua BUMDes Bersama Berkah Jaya, Diah Winarni mengakui, antusias warga untuk berdagang di pasar tersebut cukup tinggi yang menyebabkan jumlah lapak yang telah dibangun belum mampu menampung seluruh pedagang. Dia berharap pasar tersebut dapat berkembang pesat sehingga pasar kawasan tersebut dapat segera diperluas. "Pasar ini juga kami sewakan untuk pasar malam. Biasanya tiga minggu sekali, Rp800 ribu per malam," terangnya.

BUMDes Bersama Berkah Jaya juga tengah mengembangkan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) berupa makanan khas desa setempat, di antaranya tape singkong, rempeyek, dan tahu bakso.

Dirjen PKP Kemendes PDT Tinjau Pasar Kawasan Perdesaan Demak
(poe)
Berita Terkait
Dana Desa Selama PPKM...
Dana Desa Selama PPKM Duitnya Gede, Tapi Sayang Cairnya Lelet!
Duit Dana Desa Sisa...
Duit Dana Desa Sisa Rp36,4 Triliun, Buat Apa?
Tiga Arahan Penggunaan...
Tiga Arahan Penggunaan Dana Desa Saat Pandemi Covid-19
Serapan BLT Dana Desa...
Serapan BLT Dana Desa Lampaui Rp20 Triliun per 9 Desember
Duit Dana Desa Lelet...
Duit Dana Desa Lelet Cair, Ini Alasannya!
BPIP Nilai Desa sebagai...
BPIP Nilai Desa sebagai Masa Depan Indonesia
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved