Data Pertanahan Dibantah Bank Dunia, PSI: Hanafi Rais Asal Kutip

Rabu, 28 Maret 2018 - 09:50 WIB
Data Pertanahan Dibantah...
Data Pertanahan Dibantah Bank Dunia, PSI: Hanafi Rais Asal Kutip
A A A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Daniek Eka Rahmaningtyas menilai Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais telah melakukan kebohongan publik dan bikin hoaks kian menjamur.

Pernyataan Danik itu dipicu adanya bantahan Bank Dunia terkait pernyataan Hanafi Rais yang menyebutkan laporan Bank Dunia 74% tanah negara dikuasai segelintir orang. “Hanafi Rais sudah jelas-jelas asal kutip. Bank Dunia saja sudah membantah tidak pernah mengeluarkan data itu,” ujar Danik lewat rilis yang diterima SINDOnews, Rabu (28/3/2018).

Danik menilai, suara politisi itu suara rakyat. Jika bicara tidak sembarang, harus pakai data yang valid. “Kalau politisi asal kutip, kasihan rakyat jadi korban hoaks melulu,” tegas Danik.

Diberitakan, Bank Dunia membantah pernah mengeluarkan laporan mengenai status penguasaan lahan di Indonesia yang disebut Politikus PAN Hanafi Rais. Lembaga global ini menyayangkan adanya politikus yang membawa-bawa namanya.

Country Director World Bank for Indonesia, Rodrigo A Chaves menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan laporan seperti semacam itu. "World Bank tidak pernah menerbitkan laporan seperti itu. Sangat jelas saya katakan bahwa itu tidak benar," tuturnya di Energy Building, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Rodrigo mengaku mengetahui tentang pemberitaan tersebut. Namun dia menyayangkan nama Bank Dunia ikut disebut-sebut. Sudah disebut datanya ngawur pula.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum PAN sekaligus putra Amien Rais, Hanafi Rais, menanggapi pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan soal berkelahi data. Hanafi bicara soal sertifikasi tanah. Dia mengatakan apa yang disampaikan Amien Rais soal tanah merujuk pada data Bank Dunia.

"74% tanah negara dikuasai segelintir orang itu itu adalah laporan Bank Dunia tahun 2015. Itu kan ada datanya, jangan dibantah," ujar Hanafi di Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Menurut Hanafi, Amien pasti bicara dengan data, tidak asal bunyi. Amien pun diyakininya siap menjelaskan secara rinci terkait pernyataan soal sertifikasi tanah Jokowi. Namun ternyata Bank Dunia menyanggah pernyataan Hanafi Rais itu.
(kri)
Berita Terkait
Tinggalkan PSI, Fadli...
Tinggalkan PSI, Fadli Noor jadi Konsultan Politik
Demi Keamanan, Penggunaan...
Demi Keamanan, Penggunaan CCTV dan HT di Lingkungan Warga Dinilai Penting
Mantan Sekretaris DPD...
Mantan Sekretaris DPD Hanura Pimpin PSI Sulsel
Penjelasan Antonius...
Penjelasan Antonius Yogo Prabowo terkait Partainnya di Pemilu 2024
Menteri Hukum Serahkan...
Menteri Hukum Serahkan SK Kepengurusan PSI kepada Sekjen Raja Juli Antoni
Jubir PSI Sebut OMO...
Jubir PSI Sebut OMO FOLU Tak Bebani Anggaran Negara
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved