Demokrat Nilai Poros Ketiga Bikin Pilpres Semakin Demokratis
Selasa, 06 Maret 2018 - 18:40 WIB
Demokrat Nilai Poros Ketiga Bikin Pilpres Semakin Demokratis
A
A
A
JAKARTA - Wacana akan munculnya poros ketiga, selain pendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 dinilai sebagai hal positif.
Kekuatan politik atau poros ketiga dinilai akan memunculkan calon presiden alternatif selain Jokowi dan Prabowo. Dengan demikian, Pilpres 2019 diyakini semakin demokratis karena masyarakat memiliki banyak pilihan.
"Kita harus bekerja keras untuk mengoordinasikan pendapat-pendapat masyarakat yang menginginkan poros-poros selanjutnya, sehingga tentunya masyarakat banyak pilihan dan juga nuansa demokratis lebih menjadi demokratis kalau calonnya barang kali bisa tiga pasang," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Selain itu, kata dia, poros ketiga bisa memenuhi harapan para kawula muda. "Yang tersebar di seluruh Indonesia yang mengharapkan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono, red) menjadi next leader," kata wakil ketua DPR itu.
Sekada informasi, saat ini ada beberapa partai politik yang belum menentukan sikap mengenai calon presiden mendatang, yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Beringin Karya (Berkarya), Partai Garuda dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Menurut Agus, tidak menutup kemungkinan poros ketiga akan muncul. "Semuanya tentunya masih berkordinasi seluruhnya karena memang, seluruh capres maupun cawapres, baik yang sudah jelas pun seperti Pak Jokowi dan Pak Prabowo juga masih berkoordinasi terus," ungkapnya.
Dia memprediksi realisasi poros ketiga itu bisa terlihat setelah pihak Jokowi maupun Prabowo melakukan koordinasi. "Toh waktunya masih lama, jadi masih ada waktu sehingga masih terus berkoordinasi," ujarnya.
Kekuatan politik atau poros ketiga dinilai akan memunculkan calon presiden alternatif selain Jokowi dan Prabowo. Dengan demikian, Pilpres 2019 diyakini semakin demokratis karena masyarakat memiliki banyak pilihan.
"Kita harus bekerja keras untuk mengoordinasikan pendapat-pendapat masyarakat yang menginginkan poros-poros selanjutnya, sehingga tentunya masyarakat banyak pilihan dan juga nuansa demokratis lebih menjadi demokratis kalau calonnya barang kali bisa tiga pasang," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Selain itu, kata dia, poros ketiga bisa memenuhi harapan para kawula muda. "Yang tersebar di seluruh Indonesia yang mengharapkan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono, red) menjadi next leader," kata wakil ketua DPR itu.
Sekada informasi, saat ini ada beberapa partai politik yang belum menentukan sikap mengenai calon presiden mendatang, yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Beringin Karya (Berkarya), Partai Garuda dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Menurut Agus, tidak menutup kemungkinan poros ketiga akan muncul. "Semuanya tentunya masih berkordinasi seluruhnya karena memang, seluruh capres maupun cawapres, baik yang sudah jelas pun seperti Pak Jokowi dan Pak Prabowo juga masih berkoordinasi terus," ungkapnya.
Dia memprediksi realisasi poros ketiga itu bisa terlihat setelah pihak Jokowi maupun Prabowo melakukan koordinasi. "Toh waktunya masih lama, jadi masih ada waktu sehingga masih terus berkoordinasi," ujarnya.
(dam)